DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

GAGAL PAHAM

GAGAL PAHAM


 Kita sering gagal paham karena terlalu sibuk menilai orang lain dan berprasangka.»IHT«

Lukas 13:14  Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."  

Pada hari sabat, disebuah rumah sinagoge ( rumah ibadah orang Yahudi ) Tuhan menyembuhkan seorang wanita yang telah 18 tahun menderita sakit, tindakan ini membuat kepala sinagoge marah, mengapa kepala sinagoge ini marah?, karena dia menilai penyembuhan dihari sabat adalah pelecehan atas hukum sabat, kepala sinagoge ini gagal paham tentang hukum kasih, dia hanya terpaku pada hukum taurat tapi memgabaikan hukum kasih.

Lukas 13:15  Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?

Pemahaman yang benar atas sesuatu adalah hal yang menentukan, banyak hubungan menjadi retak dan rusak karena gagal paham, kita semua bisa saja gagal paham karena tidak mampu atas hal hal yang tidak kita pahami.

Lukas 13:16  Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"

Firman ini adalah isyarat agar kita bisa memahami hal hal penting, mari kita koreksi dengan mengakui kekeliruan kita, dengan jujur dan tulus hati, niscaya hidup kita akan semakin menerema perkenanan Tuhan.

Lukas 13:17  Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.

Tak seorangpun dari kita kemungkinan untuk gagal paham, termasuk gagal paham untuk hal hal penting dan menentukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia