DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KESABARAN

 KESABARAN

Kemampuan terkuat adalah kesabaran.»IHT«

Amsal 16:32  Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. 

Kemajuan dan kesuksesan ditentukan oleh kesabaran, ketekunan dan keuletan, tanpa ini kita tidak akan dapat memproklamirkan kemajuan dan kesuksesan

Amsal 15:18  Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.

Hidupnya pasti berantakan, keluarganya kacau balau, sahabat menjauh pada akhirnya orang tersebut akan sulit maju dan berkembang.

Amsal 14:17  Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar. 

Bersabarlah dalam kebijakan, niscaya apapun yang kita lakukan pasti berhasil.

Kolose 3:13  Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. 

Jika hidup kita selama ini gagal terus, mari perbaiki sikap dan prilaku kita, belajarlah bersabar, niscaya hidup kita pasti akan diberkati.

Bilangan 14:18  TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.  

Jika Tuhan saja begitu sabar menghadapi prilaku kita yang buruk, belajarlah melatih diri kita sedemikian rupa sampai pada akhirnya diri kita memperoleh perkenanan Tuhan dan sesama.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia