MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

DIMANA ALLAH MEMBERIKAN NAFAS-NYA,DISITU ADA HIDUP

 Di mana Allah memberikan nafas-Nya, di situ ada hidup

Yehezkiel 37:5 TB

[5] Beginilah firman Tuhan Allah kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali

Tuhan memberi nabi Yehezkiel sebuah penglihatan yang tidak hanya aneh namun juga mencengangkan: sebuah lembah penuh dengan tulang-tulang kering. Tak bernyawa. Terserak. Terlupakan. Itu melambangkan keadaan Israel saat itu sebagai sebuah bangsa dan kondisi kerohanian mereka - disingkirkan, remuk redam, tak lagi punya pengharapan.

Tetapi Tuhan berkata, "Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.” (Yehezkiel 37:5). Ini bukan hanya janji akan pembaharuan, namun akan sebuah pemulihan seutuhnya. 

Dalam bahasa Ibrani, kata "nafas" adalah ruach - sebuah kata yang juga berarti roh atau angin. Tuhan berkata, "Aku akan mengisi yang telah mati dengan Roh-Ku dan membangkitkannya kembali."

Ini bukan hanya janji untuk orang Israel - ini hanya sedikit dari apa yang Allah bisa lakukan terhadap jiwa-jiwa yang terasa kering, ciut dan dingin. Mungkin engkau telah melewati sebuah musim kekeringan rohani yang panjang. Mungkin engkau merasa hidup ini telah memadamkan imanmu. Namun Tuhan yang memberikan napas kepada tulang-tulang kering masih memberikan napas-Nya hingga hari ini.

Kita melayani Allah yang membangkitkan orang mati. Entahkah itu sebuah bangsa, sekelompok orang, bahkan Putra-Nya yang wafat di kayu salib, Dia memulihkan yang terhilang, memperbaharui yang hancur, dan membangkitkan harapan yang telah pupus.

Jika jiwamu terasa kosong, mintalah Dia untuk memberikan napasnya kepadamu lagi. Karena, di mana Allah memberikan napasnya, di situ ada hidup.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA