MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

ANGKUH

 ANGKUH

Bila bersifat angkuh, percuma saja menjadi seorang pemimpin yang katanya terpelajar.»IHT«

2 Raja-raja 19:28  Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang. 

Keangkuhan sering muncul ketika seseorang memiliki level ekonomi, intelektual, otoritas dalam dirinya yang melebihi orang lain, orang ini gagal mengontrol hati dan tidak mampu mengelola atau mengendalikan dirinya sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Amsal 29:23  Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian. 

Keangkuhan dan kerendahan hati dua sikap hati yang saling bertolak belakang, yang secara fakta sering kali menjadi bagian dalam hidup manusia, harus diakui kitapun sering kali terjebak akan hal ini, itulah sebabnya tidak ada satupun manusia yang sempurna.

2 Tawarikh 32:25  Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh, sehingga ia dan Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka.

Orang yang angkuh tidak pernah tahu berterima kasih, sulit bersyukur, itu sebabnya mereka yang angkuh mudah sekali jatuh dalam murkanya Allah.

2 Tawarikh 32:26  Tetapi ia sadar akan keangkuhannya itu dan merendahkan diri bersama-sama dengan penduduk Yerusalem, sehingga murka TUHAN tidak menimpa mereka pada zaman Hizkia. 

Belajarlah dari Hizkia yang tidak berlambat lambat hidup dalam keangkuhan, dia segera bertobat sehingga mereka terhindar dari murka Allah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA