DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

TETAP WASPADA

Tetap waspada

1 Petrus 5:8 TB

[8] Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 

Pernahkah Anda lengah di saat yang tidak tepat?

Mungkin Anda merasa malas. Mungkin Anda terganggu. Mungkin Anda terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Mungkin Anda lelah berdiri teguh. 

Petrus, salah satu murid terdekat Yesus, pasti paham. Dia meninggalkan segalanya untuk mengikut Yesus. Dia mengasihi, yakin, dan percaya pada Yesus. Tapi saat hubungannya dengan Yesus mengancam keamanan dan reputasi pribadinya, Petrus menyangkal Dia–tiga kali. 

Syukurlah, Yesus mengampuni dia, memulihkannya, dan bahkan memampukan dia untuk berkhotbah saat hari Pentakosta ada 3.000 orang dibaptis dan gereja mula-mula dimulai.

Petruslah yang menulis: 

“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu bahwa semua saudara seimanmu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”

1 Petrus 5:8-9 PBTB2

Saat menghadapi musuh, kita harus terus berada dalam kedua posisi, menyerang maupun bertahan.

Posisi Menyerang: Tetap waspada. Berdiri teguh. Jadilah kuat. Baca Firman Tuhan. Cari komunitas yang berpusat pada Tuhan. Perjuangkan waktu dan hubungan dengan Tuhan. Ingat pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik.Ingatkan dirimu bahwa ada orang lain yang berjuang bersama Anda.

Posisi Bertahan: Jika seseorang memutarbalikkan kebenaran, sebutkan... Jika musuhmu si iblis mendatangkan malapetaka, beranikan diri untuk memperjuangkan kebaikan.

Untuk waktu-waktu ketika Anda telah lengah, jangan biarkan dirimu berlarut-larut dalam rasa bersalah dan malu. Kita semua pernah tergelincir. Mintalah pengampunan dan teruslah maju.

Apa yang Yesus lakukan setelah bangkit dan hidup kembali? Dia mencari Petrus. Bahkan, Dia membuat sarapan di tepi pantai untuk Petrus! Dia memberikan Petrus kesempatan baru, dan bahkan mengangkatnya sebagai pemimpin.

Jadi tetaplah waspada. Dan ingat: Tuhan juga berperang bagimu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia