SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

MENCIPTAKAN KARAKTER YANG KUAT

 Cara Menciptakan Karakter yang Kuat

Roma 12:12 TB

[12] Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! 

Paulus, penulis surat kepada Gereja di Roma, sering mendorong para jemaat di Roma di tengah-tengah penganiayaan dan kesulitan yang mereka alami. Paruh pertama surat Paulus mengoreksi beberapa pemikiran mereka, sedangkan paruh kedua berfokus pada karakter dan tindakan mereka.

Dalam Roma 12, Paulus mendorong orang-orang percaya untuk menjadikan kasih sebagai motivasi utama mereka dalam melakukan segala hal. Saat kasih menjadi dasar dari diri mereka, maka Tuhan dapat memperbarui dan mengubah setiap bidang kehidupan. Ketika mereka mengizinkan Tuhan untuk mengubah karakter mereka, saat itulah mereka dapat bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, dan bertekun dalam doa. 

Umat Kristiani memiliki pengharapan yang unik di dalam Yesus–kita tahu bahwa Yesus menang atas dosa dan suatu hari akan kembali untuk memperbarui segalanya. Ini berarti kita dapat memiliki pengharapan di tengah penderitaan atau masa-masa sulit.

Paulus tahu bahwa penderitaan menghasilkan karakter yang teguh dalam diri kita. Ketika kita memilih untuk bertahan dalam penderitaan, Yesus membentuk kekuatan dan keyakinan di dalam diri kita yang tidak dapat kita peroleh dengan cara lain.

Tetapi ketekunan melalui penderitaan juga membutuhkan komunikasi terus-menerus dengan Dia yang mengubah kita melalui kasih-Nya. Doa adalah bagian penting dalam hal ini. Itu adalah cara utama kita berkomunikasi dengan Tuhan, dan juga bagian dari cara Roh Kudus menguatkan kita untuk mengikuti Yesus.

Ketiga hal ini membentuk karakter yang lebih kuat dalam hidup kita. Itu membentuk kita menjadi gambaran Yesus yang bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, dan bertekun dalam doa. Jadi hari ini, luangkan waktu untuk memikirkan beberapa cara agar Anda dapat menjadi lebih seperti Yesus dalam bidang-bidang ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT