DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

MEMBANGUN KELUARGA DENGAN KASIH

 

MEMBANGUN KELUARGA DENGAN KASIH


Keluarga yang baik dibangun dengan cinta, dimulai dengan kasih sayang, dan dipelihara dengan kesetiaan.»IHT«

Yohanes 13:34  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Kasih adalah pondasi utama dalam membangun keluarga, baik kepada Tuhan maupun kepada pasangan, kasih yang mendalam kepada Tuhan akan membimbing setiap anggota keluarga untuk saling mencintai, menghormati, mendukung dalam segala situasi.

Efesus 4:25  Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.  

Bangun komunikasi terbuka dan jujur, tanpa komunikasi tak ada keluarga yang sehat, keterbukaan mendorong anggota keluarga bisa berbicara tentang perasaan, pikiran dan kehendak pribadi untuk saling mengerti dan memahami.

Kolose 3:13  Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. 

Tidak ada keluarga yang sempurna, konflik dan kesalahpahaman pasti terjadi, namun kemampuan untuk saling mengampuni adalah kunci untuk menjaga keutuhan keluarga.

Kolose 4:2  Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. 

Doa bersama menguatkan ikatan keluarga dan mendekatkan setiap anggota keluarga kepada Tuhan, melalui doa keluarga dapat membagikan kekuatan, harapan dan rasa syukur kepada Tuhan.

Keluaran 16:30  Lalu beristirahatlah bangsa itu pada hari ketujuh. 

Keluarga yang baik harus memiliki hari sabat, mereka punya waktu bersama untuk saling menikmati dan berbahagia, bermain atau berlibur, tidak perlu mahal atau jauh asal sekeluarga, kebersamaan akan membangun hubungan semakin kuat.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia