TERIMALAH DARI SUMBER KEHIDUPAN

TERIMALAH DARI SUMBER KEHIDUPAN YOHANES 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Shalom Kehidupan kita ini dirancang oleh Tuhan untuk menerima kehidupan yang berkelimpahan dari sumber kehidupan yang berkelimpahan, yaitu Tuhan sendiri. Hidup yang berkelimpahan patut dimengerti dengan benar. Itu artinya yaitu hidup yang berkelimpahan dalam pertumbuhan rohani, damai, sukacita, penghiburan, kelegaan, kepuasan, hikmat bahkan kedewasaan rohani. Bukan berkelimpaham di dalam materi, uang, harta, jabatan atau ketenaran. Itu semua tidak salah, namun bukan tujuan Tuhan memberkati kita. Hidup kita digambarkan sebagai ranting yang melekat kepada pokok anggur. Sebuah ranting tidak memiliki kehidupan secara independen. Ia menerima kehidupan dari pohon anggur. Yesus menggunakan gambaran ini untuk menjelaskan hubungan kita dengan Dia. Ia tidak hanya berkata,...

JANGAN MELIHAT PENAMPILAN

 Jangan lihat orang dari penampilannya, sebab penampilan bisa menipu hati dan perasaan.»IHT«

1 Samuel 16:7  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 

Hal yang wajar jika manusia menilai sesamanya berdasarkan penampilan luarnya saja atau apa yang terlihat mata, penilaian kita terhadap seseorang bisa salah, maka dari itu Tuhan mengingatkan kita untuk tidak menilai orang berdasarkan ukuran kita.

Matius 7:2  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ada pepatah yang mengatakan "jangan menilai sebuah buku dari sampulnya", pepatah ini menasihati kita untuk tidak terburu buru menghakimi seseorang dari luarnya saja, sebagian orang cepat berprasangka buruk dengan cepat mengkritik orang lain, terutama jika mereka tidak menyukai orang itu sesuai dengan yang mereka harapkan.

Matius 23:28  Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.

Namun kita harus bisa memilah dengan benar dan tepat, bukan berarti bahwa kita tidak boleh mengkritik untuk memperbaiki kesalahan orang lain, dalam konteksnya kita harus berhati hati ketika melakukannya.

Matius 7:3  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sebelum kita mengkritik orang lain sebaiknya kita koreksi dan intropeksi diri terlebih dulu, terlalu cepat menilai atau mengoreksi orang lain bisa membuat kita menjadi orang yang munafik.

Ibrani 3:13  Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.

Jika perlu mengkritik orang lain, lakukan dengan kasih, kritik bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk membangun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia

HIDUP TANPA TERSINGGUNG