DITANAM DAN BERTUNAS

DITANAM DAN BERTUNAS MAZMUR 92:13 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Shalom Pohon tidak bertumbuh subur karena sering dipindahkan. Pohon bertumbuh subur karena ditanam. Banyak orang menginginkan buah berkat, kedamaian, hikmat, dan kekuatan rohani, tetapi mereka kesulitan untuk berakar. Allah merancang pertumbuhan untuk datang melalui tinggal, menetap, dan tetap terhubung dengan-Nya. Pemazmur membandingkan orang percaya dengan pohon yang ditanam di rumah Allah. Pohon yang ditanam bertahan dari badai karena akarnya menancap dalam. Dengan cara yang sama, orang percaya yang tetap berakar di hadirat Allah, firman-Nya, doa, dan persekutuan mengembangkan kestabilan bahkan selama musim-musim sulit. "Ditanam" berarti kesetiaan kepada firman Tuhan ketika emosi mulai menguasai kita. Komitmen ketika cobaan datang. Tetap terhubung dengan firman Tuhan ketika hidup menjadi sibuk. Terus percaya kepada Tuhan bahkan ketika masalah masih ada. Poho...

JANGAN MELIHAT PENAMPILAN

 Jangan lihat orang dari penampilannya, sebab penampilan bisa menipu hati dan perasaan.»IHT«

1 Samuel 16:7  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 

Hal yang wajar jika manusia menilai sesamanya berdasarkan penampilan luarnya saja atau apa yang terlihat mata, penilaian kita terhadap seseorang bisa salah, maka dari itu Tuhan mengingatkan kita untuk tidak menilai orang berdasarkan ukuran kita.

Matius 7:2  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ada pepatah yang mengatakan "jangan menilai sebuah buku dari sampulnya", pepatah ini menasihati kita untuk tidak terburu buru menghakimi seseorang dari luarnya saja, sebagian orang cepat berprasangka buruk dengan cepat mengkritik orang lain, terutama jika mereka tidak menyukai orang itu sesuai dengan yang mereka harapkan.

Matius 23:28  Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.

Namun kita harus bisa memilah dengan benar dan tepat, bukan berarti bahwa kita tidak boleh mengkritik untuk memperbaiki kesalahan orang lain, dalam konteksnya kita harus berhati hati ketika melakukannya.

Matius 7:3  Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Sebelum kita mengkritik orang lain sebaiknya kita koreksi dan intropeksi diri terlebih dulu, terlalu cepat menilai atau mengoreksi orang lain bisa membuat kita menjadi orang yang munafik.

Ibrani 3:13  Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.

Jika perlu mengkritik orang lain, lakukan dengan kasih, kritik bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk membangun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA