KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI

KEMENANGAN DISEDIAKAN SETIAP HARI 1 KORINTUS 15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Shalom Kemenangan Tuhan tidak terbatas pada apa yang terjadi hari ini. Tuhan yang memberi Anda anugerah untuk hari ini sudah hadir di hari esok Anda. Kadang kita merayakan kemenangan kemarin, tapi jadi cemas tentang pergumulan besok. Kita lupa bahwa besok tidak berada di luar kedaulatan Tuhan. Daud menang atas Goliat sang raksasa dari Filistin, tetapi Daud pergi ke bangsa Filistin untuk mencari perlindungan ketika raja Saul mengejar dia. Bangsa Israel menyeberangi Laut Merah yang dibelah Tuhan, tetapi bersungut-sungut ketika berhadapan dengan masalah yang lebih kecil dari itu di kemudian hari. Elia mengalami kemenangan di Gunung Karmel atas nabi-nabi yang menyembah berhala, namun hari esoknya Elia mengalami sebuah ketakutan dan keputusasaan ketika dia mendengar bahwa nyawanya diancam oleh isteri raja Ahab. Ini semua dikarenakan...

IDENTITAS YANG MENYELAMATKAN

 

Identitas yang Menyelamatkan
Kisah Para Rasul 22:23-29

Identitas adalah jati diri yang menyatakan status dan segala atribut yang melekat pada seseorang. Kadang identitas tertentu dapat menyelamatkan sang pemilik identitas.

Paulus, yang kala itu sedang terimpit oleh desakan orang banyak, dibawa ke markas dan hendak didera dengan cambukan (23-24). Betapa bijaknya Paulus, seorang terdakwa yang akan disiksa, dengan tegas menyatakan identitasnya sebagai warga negara Roma. Setelah dipastikan bahwa identitas itu benar, bahkan didapat karena kelahirannnya, dia terluput dari penyiksaan (25-29).

Pada masa itu, ada hukum Romawi yang disebut Civis Romanus Sum bahwa warga negara Roma tidak boleh dicambuk dan dihukum tanpa pengadilan. Hakim yang menolak pembelaan warga negara Roma akan dijatuhi sanksi, bahkan dihukum mati. Sang kepala batalion tentu tidak berani melanggar hukum ini.

Jika identitas Paulus sebagai orang Roma menyelamatkannya dari cambukan, terlebih lagi identitas kita sebagai orang percaya menyelamatkan kita dari hukuman dosa. Jika kewarganegaraan Kerajaan Roma dibeli dengan harga yang mahal, terlampau mahal lagi kewarganegaraan Kerajaan Allah. Yesus Kristus telah membayar harganya sehingga "siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan" (Mrk 16:16).

Paulus sebagai orang Roma tahu benar siapa dirinya, juga undang-undang yang berlaku di bangsanya, sehingga identitas itu menyelamatkan dia tepat pada waktunya. Bagaimana dengan kita? Berbicara tentang identitas, sadarkah kita tentang siapa kita serta apa yang menjadi hak dan kewajiban kita sebagai orang percaya?

Ingatlah, yang masuk ke dalam Kerajaan Surga adalah mereka yang "melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga" (Mat 7:21). Identitas kita sebagai orang percaya janganlah sekadar nama, tetapi harus terlihat dari apa yang kita katakan dan perbuat dalam kehidupan nyata. Kita harus tahu apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidup kita, dan dari pengetahuan itulah kita beranjak mengerjakan keselamatan kita. [RBM]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia