DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

SEMANGAT



Lukas 24:13-35

Tuhan sangat merindukan setiap kita hidup didalam kemenangan dan tetap berjalan dalam kemenangan. Masalahannya banyak sekali beberapa orang Kristen yang tidak hidup didalam kemenangan seperti yang Yesus harapkan. Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terpuruk dalam kekalahan? Dan Bagaimana mengubah kegagalan menjadi keberhasilan, kekalahan menjadi kemenangan.

Jalan terbaiknya adalah mencari wajah TUHAN sehingga kita tahu apa masalahnya dan bagaimana seharusnya kita bertindak untuk memperbaikinya agar kita memperoleh hak kemenangan yang Tuhan berikan, Sebab bagi Dia bukan masalah yang sukar untuk memberikan kita kemenangan. Tetapi jika kita tetap menyembunyikan dosa dan tidak mau bertobat maka hal itu akan terhalang. Padahal sesungguhnya kemenangan itu adalah milik setiap kita anak-anakNya yang percaya kepadaNya, oleh karena itu tinggalah didalam Kristus dan melakukan segala kehendakNya maka kita akan memperoleh kemenangan sejati yang Tuhan berikan kepadanya. 

Perenungan

Adakah mimpi atau harapan yang sempat / sedang anda anggap sudah “mati” saat ini? Apakah itu membuat Anda kecewa kepada Tuhan? Percaya bahwa perjalanan Anda dalam Tuhan belum berakhir! 

Penerapan

Bangkitkan semangat Anda yang patah. Jangan mudah mundur, kecewa atau meragukan kuasa Tuhan.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia