KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

PERTOBATAN SEJATI



Pertobatan Sejati.

Di akhir plan renungan ini, saya ingin mengundang anda semua untuk berkomitmen. Buat kamu yang sudah pernah memberikan hidupmu bagi Tuhan, maupun yang belum. Tuhan tidak menginginkan kita bertobat setengah-setengah. Di Wahyu 3:16 dikatakan, "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."

Pertobatan sejati berarti mengakui dosa, memberikan diri kita untuk dibasuh, dan berhenti berbuat jahat. Kita harus berpikir, bagaimana caranya hidup kita tidak menyia-nyiakan darah Yesus yang sudah tercurah di kayu salib. Setiap hari kita memperbaharui pikiran kita dan membuat keputusan yang benar.

Setelah kita berjalan bersama-sama dengan Tuhan, aku yakin kita akan digerakkan oleh belas kasihan. Karena Roh Kuduslah yang memimpin kita. Di Alkitab dikatakan bahwa, Tuhan menyediakan untuk kita "Jubah Kebenaran":

"Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya." - Yesaya 61:10.

Ketika kamu hidup dalam pertobatan sejati, Dia akan memulihkan otoritasmu, Dia akan memulihkan sukacitamu, Dia juga akan memercayakan pelayanan kepadamu. Apakah kamu siap? Pelayanan tidak harus di gereja, pelayanan bisa menjadi bagian hidupmu setiap hari. Tanya saja kepada Tuhan setiap pagi, "Tuhan... Apa yang bisa aku lakukan untukmu hari ini?" Dia akan menuntunmu.


Komentar

  1. Tuhan selalu menuntun agar sy dapat melakukan pelayanan didalam rumah Tuhan dan bagi saudaraku juga

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia