SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

MENAKLUKAN YANG TAK TERKALAHKAN



 Menaklukkan Yang Tak Terkalahkan

Yohanes 10:28-29 TB

[28] dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. [29] Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. 

Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa Ia akan bangkit dari antara orang mati. Dengan benar-benar melakukannya—dengan menaklukkan yang tak terkalahkan—Dia tidak hanya membuktikan kebenaran dari satu pernyataan itu tetapi juga mengesahkan segala sesuatu yang pernah Dia katakan. Kebangkitan diperoleh dan layak mendapat kepercayaan kita atas segala yang pernah diklaim, dijanjikan, diperingatkan, dan diprediksi oleh Kristus.

Karena Yesus hidup, kita memiliki kepastian yang luar biasa bahwa Tuhan kita secara aktif terlibat di dalam kehidupan kita. Faktanya, kita melihat bukti keberadaan-Nya melalui kita. Kita berdoa dan Tuhan menjawab; kita melihat Dia bekerja di dalam hati banyak orang dan mengubah kehidupan; kita memohon kepada-Nya untuk menyucikan diri kita dari dosa-dosa kita, dan kita pergi dalam kondisi diampuni—kesalahan itu hilang, dan kita mengalami perasaan mendalam terhadap persekutuan yang telah dipulihkan dengan Bapa kita. Mengapa? Karena Dia nyata. Dan ketika sesuatu itu benar, Anda tidak perlu khawatir untuk mempertahankannya. Anda hanya cukup menjalankannya, mempercayai Tuhan, dan Dia akan mengurus hasilnya.

Karena Yesus mati menggantikan kita dan bangkit kembali, kita adalah anak-anak Allah yang diampuni— dan apa yang telah Dia lakukan bagi kita tidak akan pernah bisa dibatalkan. Yohanes 10:28-30 menjanjikan, “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.”Apakah Anda mendengar ketetapan dan jaminan janji itu? Tidak seorang pun—bahkan juga bukan Anda sendiri — dapat merebut Anda dari tangan Bapa ketika Anda menjadi milik-Nya.

Yohanes 3:16 juga menjanjikan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”—titik. Tuhan tidak mengatakan "kecuali" atau "jika." Dia mengatakan "hidup yang kekal." Itu berarti selamanya, tidak dapat dibatalkan, 100 persen yakin. Dan Dia menawarkannya kepada siapa pun yang percaya. Karena Yesus bangkit dari antara orang mati, kita dapat berjalan maju dengan keyakinan bahwa jika kita mempercayai Dia sebagai Juruselamat, maka kita akan hidup dan memerintah bersama-Nya selamanya.

Semoga Juruselamat kita yang telah bangkit mengingatkan Anda hari ini dan setiap hari mengenai kepastian dari salib dan kebangkitan-Nya, dan semoga Dia mendorong hati Anda secara mendalam, melimpah, dan dengan sukacita yang tidak pernah berakhir.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT