DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KETAATAN

   

  


Kisah Para Rasul 1:1-8 TB

[1]  Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, [2] sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. [3] Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. [4]  Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang – demikian kata-Nya – ”telah kamu dengar dari pada-Ku. [5]  Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”   [6] Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: ”Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” [7] Jawab-Nya: ”Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. [8]  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Ketaatan kita kepada Yesus akan memberi arah dan tujuan yang tepat dalam kehidupan, sebab kita sedang hidup dalam dunia yang dimana kondisinya sudah dirusak oleh dosa dan kejahatan. Namun saat kita memilih untuk mengambil keputusan untuk tetap taat kepada Tuhan, maka kita sedang mengambil sebuah keputusan yang benar dalam menjalani kehidupan kita. Masalahnya kita seringkali tidak yakin untuk mengetahui apa yang menjadi kehendak Allah bagi kehidupan kita.

Memang kita sebagai manusia amat sangat terbatas sekali, dan saat kita berada dalam kebingungan dalam jalan hidup kita, ini semua belum berakhir, sebab ada Tuhan yang akan menolong kita untuk menyelesaikannya bagi kita, saat kita hidup dalam kehendakNya. Jangan takut dan bimbang sebab Yesus Kristus adalah Pribadi yang bangkit dari kematian dan memberi kepastian. Ia memberikan tugas yang jelas kepada kita untuk menjadi saksi-Nya. Peganglah dengan erat janji Tuhan. Lakukan dengan setia perintah Tuhan. Ingat! Kita hidup karena perkataan Tuhan dan bukan karena penjelasan-Nya.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia