HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

JANGAN RAGU



Yohanes 20:24-29 TB

[24] Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. [25] Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: ”Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: ”Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” [26] Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ”Damai sejahtera bagi kamu!” [27] Kemudian Ia berkata kepada Tomas: ”Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” [28] Tomas menjawab Dia: ”Ya Tuhanku dan Allahku!” [29] Kata Yesus kepadanya: ”Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”  

Saat murid-murid Yesus sedang berkumpul di suatu tempat, tiba-tiba Yesus datang menjumpai mereka dan kehadiranNya membuat  murid-murid ragu apakah mereka benar-benar melihat Yesus atau melihat hantu, sedangkan Thomas menjadi ragu akan kebangkitan sebab dia tidak hadir saat Yesus menampakkan diri-Nya kepada murid-murid lain.  

Setiap kita juga mungkin pernah memiliki perasaan ragu, terhadap hal-hal jasmani dan juga mungkin terhadap perkara rohani. Kita harus berhati-hati dengan perasaan ragu. Sebab kita harus tau bahwa Iblis berusaha menyerang dan membinasakan kita dengan sebuah keragu-raguan, dan musuh kita si iblis akan terus mengambil langkah untuk membuat kita semakin bimbang dalam keraguan. Oleh karena itu hal yang paling penting untuk mengatasi keraguan kita adalah hidup melekat kepada Tuhan. Sebab orang yang dekat dengan Tuhan akan selalu mendapatkan sebuah ketenangan dan juga kedamaian sehingga sekalipun kita dalam banyak masalah, hal itu tidak akan membuat kita menjadi ragu karena ada Tuhan yang selalu menyertai kita. Jika kita percaya bahwa Yesus sudah bangkit, namun mungkin di antara kita masih ada yang suka meragukan kuasa-Nya bertobatlah, sebab sebenarnya, segala keraguan kita akan sirna seiring dengan semakin intimnya kita dengan Tuhan. 

Perenungan:

Apakah anda masih ragu untuk mengikut Yesus? bila ya, apa yang menyebabkan anda ragu? 

Penerapan: 

Alkitab berkata, berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya. belajarlah selalu beriman dan percaya! 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia