MEMBICARAKAN DI BELAKANG

Jika seseorang membicarakan kamu dibelakang, artinya kamu punya kelebihan yang luar biasa.»IHT« Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Orang yang membicarakan kita dibelakang kebanyakan merasa iri, terintimidasi melihat kelebihan yang kita miliki, ingatlah bahwa posisi mereka ada dibelakang kita, sedangkan kita sedang melangkah maju. Matius 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Alkitab mengajarkan kita untuk tetap menjaga hikmat, evaluasilah diri kita dengan jujur dihadapan Tuhan, jika ada yang perlu diperbaiki, terimalah sebagai proses pembentukan karakter, namun jika itu adalah fitnah atau irihati, biarkan Tuhan yang menjadi pembela kita. Daniel 6:5 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakw...

JANGAN RAGU



Yohanes 20:24-29 TB

[24] Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. [25] Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: ”Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: ”Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” [26] Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ”Damai sejahtera bagi kamu!” [27] Kemudian Ia berkata kepada Tomas: ”Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” [28] Tomas menjawab Dia: ”Ya Tuhanku dan Allahku!” [29] Kata Yesus kepadanya: ”Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”  

Saat murid-murid Yesus sedang berkumpul di suatu tempat, tiba-tiba Yesus datang menjumpai mereka dan kehadiranNya membuat  murid-murid ragu apakah mereka benar-benar melihat Yesus atau melihat hantu, sedangkan Thomas menjadi ragu akan kebangkitan sebab dia tidak hadir saat Yesus menampakkan diri-Nya kepada murid-murid lain.  

Setiap kita juga mungkin pernah memiliki perasaan ragu, terhadap hal-hal jasmani dan juga mungkin terhadap perkara rohani. Kita harus berhati-hati dengan perasaan ragu. Sebab kita harus tau bahwa Iblis berusaha menyerang dan membinasakan kita dengan sebuah keragu-raguan, dan musuh kita si iblis akan terus mengambil langkah untuk membuat kita semakin bimbang dalam keraguan. Oleh karena itu hal yang paling penting untuk mengatasi keraguan kita adalah hidup melekat kepada Tuhan. Sebab orang yang dekat dengan Tuhan akan selalu mendapatkan sebuah ketenangan dan juga kedamaian sehingga sekalipun kita dalam banyak masalah, hal itu tidak akan membuat kita menjadi ragu karena ada Tuhan yang selalu menyertai kita. Jika kita percaya bahwa Yesus sudah bangkit, namun mungkin di antara kita masih ada yang suka meragukan kuasa-Nya bertobatlah, sebab sebenarnya, segala keraguan kita akan sirna seiring dengan semakin intimnya kita dengan Tuhan. 

Perenungan:

Apakah anda masih ragu untuk mengikut Yesus? bila ya, apa yang menyebabkan anda ragu? 

Penerapan: 

Alkitab berkata, berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya. belajarlah selalu beriman dan percaya! 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN