MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

JANGAN BERLARUT DALAM KESEDIHAN



   Yohanes 11:20-27 TB

[20] Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. [21] Maka kata Marta kepada Yesus: ”Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. [22] Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.” [23] Kata Yesus kepada Marta: ”Saudaramu akan bangkit.” [24] Kata Marta kepada-Nya: ”Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.” [25] Jawab Yesus: ”Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, [26] dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” [27] Jawab Marta: ”Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.” 

Kehilangan dan kesedihan karena ditinggal seseorang adalah hal yang wajar terjadi, setiap kita juga pasti pernah mengalami yang namanya kesedihan, mungkin kita pernah bersedih karena kenyataan hidup yang kita hadapi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, namun kesedihan jangan sampai membuat kita terlihat seperti orang yang tidak pernah mengenal Allah sehingga kita berlarut-larut dan kita terlihat tenggelam dalam kesedihan kita dan kita juga takut untuk menyatakan iman kita didalam Yesus. 

Namun ketika kita menyadari ada pengharapan dan hidup kekal dalam Yesus, maka kita bisa mendapatkan sukacita kita kembali. janganlah kita takut dan gentar dalam menyatakan iman kita didalam Yesus sebab Ia mampu mengubah kesedihan dan ratap kita menjadi sebuah sukacita yang bahkan dalam kesedihan kita dapat melihat kemuliaan yang Allah nyatakan.Ambillah komitmen untuk tidak lagi bersedih, meratapi atau menyalahkan Tuhan atas yang terjadi. Ingat dan bersukacitalah sebab orang yang percaya kepada Yesus memiliki hidup yang kekal. Tutup mata di dunia, buka mata di sorga. Haleluya! 

Perenungan: 

Baca kembali ayat 25. Apakah yang Tuhan Yesus maksudkan dengan "hidup walapun sudah mati"? Adakah Anda percaya bahwa mereka yang meninggal di dalam Kristus memiliki hidup kekal? 

Penerapan :

Saat masalah datang silih berganti dan kesedihan menimpa hidup kita, apakah kita tetap mengandalkan dan beriman kepada Yesus Kristus?

Pembacaan Firman :

Yohanes 11:20-27, 39-44 


Komentar