KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

PENGHARAPAN YANG MENYALA



 Pengharapan yang Menyala


Dalam kehidupan yang sering kali penuh dengan ketidakpastian dan tantangan, janji Tuhan dalam Ibrani 6:19-20 (TSI) memberikan kita pengharapan yang menyala. Firman Tuhan berkata, “Biarlah harapan itu berfungsi seperti jangkar yang mengamankan diri kita, supaya kita terpancang kuat dan tidak terbawa oleh arus apa pun. Karena Pengharapan kita yang sebenarnya adalah Yesus sendiri. Dia sudah membuka jalan bagi kita ke dalam ruang mahakudus di rumah Allah di surga. Jadi, sekarang kita bisa langsung mendekat kepada-Nya melalui doa, karena Yesus sudah bertugas sebagai Imam Agung bagi kita untuk selama-lamanya, sesuai dengan pola Imam Melkisedek.” Ayat ini menegaskan bahwa pengharapan kita dalam Tuhan adalah dasar yang kokoh dan dapat diandalkan, membawa ketenangan dan keyakinan di tengah segala kesulitan.

Pengharapan ini memberikan kita kekuatan untuk tetap berpegang teguh kepada Tuhan, bahkan ketika kita tidak dapat melihat jalan ke depan. Seperti sauh yang menjaga kapal tetap stabil di tengah badai, pengharapan dalam Kristus menahan kita tetap di tempat yang aman dan memberikan kita ketenangan dan arah. Harapan yang menyala ini memampukan kita untuk menjalani hari-hari kita dengan keyakinan, mengetahui bahwa Tuhan adalah jangkar jiwa kita yang memberikan kestabilan dan keamanan.

Marilah kita terus memegang erat janji ini dalam hati kita. Pengharapan yang menyala dari Tuhan memberikan kita semangat yang tak pernah padam. Dalam setiap tantangan dan pergumulan, biarlah kita selalu ingat bahwa Tuhan adalah sauh kita yang kuat dan aman. Dengan pengharapan yang menyala ini, kita dapat menghadapi setiap hari dengan penuh keyakinan dan sukacita, mengetahui bahwa masa depan kita ada di tangan Tuhan yang penuh kasih.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia