DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

PENGARUH PRASANGKA RASIAL



 PENGARUH PRASANGKA RASIAL 

Ibrani 10:23-24 TB

[23] Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. [24] Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. 

Kitab Ibrani adalah salah satu naskah Perjanjian Baru yang ditulis paling baik, puitis, mendalam, dan produktif. Nama "Ibrani" memberitahu kita bahwa Tuhan tidak membeda-bedakan ras dan tidak mengabaikan budaya. Di dalamnya, Roh Kudus bersaksi bahwa darah Yesus dicurahkan untuk seluruh umat manusia. Jadi, Tuhan menghendaki perbedaan dalam manusia; Dia tidak melakukan kesalahan.  


Orang Kristen yang bermaksud baik biasanya memberi alasan tentang perasaan mereka terhadap perbedaan budaya dengan mengatakan bahwa mereka terpengaruh prasangka rasial. Namun, Anda tidak perlu memaafkan perbedaan orang ketika perbedaan bukanlah masalah; Anda tidak perlu melihat warna seseorang. Sebaliknya, hargai perbedaan orang, etnis mereka, dan apa yang mereka bawa. Tuhan menciptakan kita dalam keunikan bukan untuk saling memeriksa. Masing-masing dari kita diciptakan secara dahsyat dan ajaib. Tuhan menciptakan kita semua. 


Alkitab meluangkan waktu untuk berbicara tentang Kristus melalui berbagai konteks budaya, yang menunjukkan bahwa Tuhan tidak malu dengan keragaman kita. Dia merayakan keragaman kita, memanggil kita untuk bersatu, dan meneguhkan kepribadian kita, mendorong kita untuk terhubung dengan mereka yang sangat berbeda dari kita. Itulah kekuatan kasih dan misteri iman kita. Pengalaman manusia yang penuh teka-teki memberitahu kita bahwa kita bisa berbeda tetapi tetap bersatu. 


Persatuan sulit dicapai. Musuh melakukan semua yang dia bisa untuk melawannya. Dia tahu bahwa di mana pun ada persatuan, Tuhan akan datang di tengah-tengahnya. Peristiwa hari Pentakosta tidak dapat terjadi sampai orang-orang berada di satu tempat dalam kekompakan. Iblis membenci persatuan, tetapi Tuhan menyukai persatuan, karena persatuan menyebabkan hal-hal besar terjadi. 


Jika Anda melihat kembali kehidupan Anda, Anda akan menemukan bahwa musuh telah memerangi Anda lebih banyak dalam hal persatuan daripada apa pun. Baik itu dengan pasangan Anda, anak-anak Anda, anggota keluarga, atau teman, iblis membenci persatuan. Dia tahu bahwa ketika setidaknya dua orang bersepakat dan setuju, hal-hal terjadi; kuk dihancurkan, rantai putus, kanker menyusut, tumor mengering, penyakit hilang. Kapan pun orang terhubung, kapan pun orang sepakat — apakah itu dua atau 2.000 — sesuatu yang dahsyat pasti akan terjadi! Tuhan bertemu kita ketika kita bisa menghargai perbedaan dan bersatu. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia