DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

HIDUP KITA SETELAH SALIB




Hidup kita setelah salib.

Jika kita telah mengalami salib-Nya, seharusnya hidup kita berubah. Sama seperti Paulus, "Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia." Galatia 6:14

Rasul Paulus berubah 180 derajat, dari yang berusaha membinasakan orang percaya menjadi seseorang yang bahkan rela mati buat Yesus. Tuhan dan Rasul Paulus bekerja bersama untuk hal-hal Kerajaan Surga di bumi. Paulus memiliki panggilan setelah perjumpaannya dengan Tuhan. Dan inilah yang seharusnya kita rindukan, setelah memahami salib, kita:

1) Memiliki Visi.

Kita jadi tahu bahwa hidup yang sudah ditebus ini punya panggilan yang lebih besar dari diri kita sendiri.

2) Pertobatan sejati.

Pertobatan kita seharusnya utuh dan sejati, seperti dikatakan di Kisah Para Rasul 26:18, "...untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan."

3) Lepas dari kendali Iblis, ke kendali Yesus.

Setelah kita paham tentang kuasa salib, kita akan mengaplikasikan kuasa darahnya setiap hari. Kita hidup berkemenangan, dan tidak lagi terikat dengan kutuk ataupun kendali iblis. Kita akan mau melakukan keinginan Tuhan, mencari kemauan Yesus dalam hidup kita, menyenangkan-Nya... Rindu melayani-Nya!

Aku berdoa, hari ini Tuhan akan membawamu lebih dekat dengan salib-Nya. Bila kamu masih bingung tentang visi dan panggilan hidup, Dia akan memimpinmu dan memberimu terang agar kamu bisa melihat lebih jelas lagi tujuan hidupmu. Tuhan berikan setiap kami pengenalan akan Engkau yang lebih dalam! Kami mau hidup berkemenangan...Amin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia