DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

DARAH PERJANJIAN



 Darah Perjanjian.

Tau nggak, di Kitab Perjanjian lama, 'darah' adalah bentuk puji-pujian tertinggi bagi Tuhan. Imam-imam wajib memercikkan darah Korban di bait Allah sebelum berdoa, sebagai bentuk pertobatan, karena Darah adalah simbol pengorbanan dan penyucian diri sebelum kita minta apapun dari-Nya.

Lalu di Kitab Keluaran, darah lembu digunakan untuk membedakan yang mana Umat Tuhan dan yang mana yang bukan. Mereka yang mematuhi perintah Allah, anak laki-laki pertamanya luput dari kematian.

"Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir." Keluaran 12:13

Penggunaan darah sebagai simbol penyucian sudah ada sejak lama. Lalu dalam relasinya dengan penebusan juga sama konsepnya... Darah harus tercurah untuk menebus kita semua. Di Ibrani 9:22 dikatakan "...menurut hukum agama Yahudi, hampir segala sesuatu disucikan dengan darah; dan dosa hanya bisa diampuni kalau ada penumpahan darah." Maka darah Yesus adalah lambang penyucian dan pengampunan itu, dan nafas kehidupan Tuhan ada didalam darah itu sendiri. Kata Derek Prince, "The life of God is in the blood". Makanya darah itu berkuasa.

Ketika Tuhan Yesus dipaku di Kayu Salib, darahnya tercurah dari kepala, tangan, lambung, sampai ke kaki-Nya. Punggungnya berdarah ketika dicambuk. Wajahnya berdarah ketika ditampar dan dipukuli. Masing-masing ada artinya:

Mahkota duri membebaskan kita dari kehancuran dan penindasan. Kutuk yang pernah terucap di taman Eden, "Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu, dan tumbuh-tumbuhan liar akan menjadi makananmu." Kejadian 3:18 dihapusnya melalu mahkota duri yang dihujam ke kepala-Nya.

Cambuk di punggung Yesus menyimbolkan luka dan segala penyakit yang Dia tanggung untuk kita. "Melalui bilur-bilurnya kita disembuhkan." Yesaya 53:5. Tombak yang dihujam ke lambungnya mengeluarkan darah dan air, kata para ahli itu karena jantungnya ikut mengalami tekanan hebat dan dadaNya merasakan sakit yang luar biasa. Dari situ seolah Tuhan berkata, "Anakku, ketahuilah bahwa hatiku telah dihancurkan supaya hatimu dan emosimu dipulihkan!"

Dia Anak Domba Allah yang tidak bercacat-cela. Dia 'korban' paling sempurna yang dipilih untuk menebus kita bahkan sebelum dunia dijadikan. Darahnya harus tercurah untuk manusia, supaya kutuk dan ikatan lepas daripada kita. Hari ini kalau kamu mulai ragu, atau takut akan sesuatu... Ingatlah Siapa yang memilikimu, dan bahwa kamu telah ditebus! Hiduplah di dalam cinta dan kasih Yesus Kristus yang membebaskan. Jangan lupa mengaplikasikan kuasa darah-Nya!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia