DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

URAPAN ROH KUDUS



Urapan Roh Kudus

1 Yohanes 2:27 TB
[27] Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu – dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta – dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.  

Kita mulai dengan mengosongkan diri kita dari hal-hal yang mengotori hidup kita dan perjalanan kita bersama Tuhan. Kemudian, kita mengisi tempat kosong itu dengan Pribadi dan Hadirat Roh Kudus. Kini, kita belajar untuk berjalan dalam sebuah gaya hidup yang selalu berlimpah dalam Roh Kudus. Hal ini dimulai dengan menemukan, atau menemukan kembali, bahwa Roh Kudus benar-benar ingin bersekutu bersama kita secara terus menerus. Hari ini, kita akan masuk lebih dalam lagi.

Sangat sering di dalam Perjanjian Lama, air melambangkan hadirat dan karya dari Roh Kudus. Saat kita menerapkan simbolisme dari nubuatan ini ke dalam hidup kita sendiri, kita bisa melihat bahwa ada banyak tingkatan urapan Roh Kudus yang dapat kita pilih untuk beroperasi di dalamnya. Bagi banyak dari kita, kita bekerja di dalam urapan yang hanya sedalam mata kaki. Beberapa dari kita sedalam pinggang, yang lain sedalam leher. Namun begitu, ada arus kuat di dalam sungai Tuhan yang menempatkan kita dalam posisi dimana kita tidak lagi dapat berdiri sendiri; sebaliknya, kita bisa bergerak mengikuti arus Tuhan.

Di dalam 1 Yohanes 2:27, kita melihat petunjuk dari urapan Roh Kudus.

Kita melihat petunjuk dari urapan kembali dalam Yesaya 10:27, di antara nubuatan tentang sisa-sisa dari Israel. Dari ayat ini, kita bisa melihat bahwa urapan Roh Kudus memiliki kekuatan hebat dan, seperti yang disebutkan dalam ayat itu, dapat "melenyapkan kuk" dan beban.

Kita harus mengaku di hadapan Tuhan akan keinginan kita untuk keluar dari sebatas mata kaki dan sedalam pinggang dimana kita bekerja. Kita perlu meminta Tuhan suatu penambahan dimana kita hanya bisa berenang di dalamnya – untuk urapan penuh dari Roh Kudus.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia