DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

MIMPI DAN PENGLIHATAN

 


Mimpi dan Penglihatan

Bilangan 12:6 TB
[6] Lalu berfirmanlah Ia: ”Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, Tuhan menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. 

Bagaimana kita bisa memahami suara Tuhan? Pertama-tama dan yang terutama, Dia berbicara lewat Firman-Nya, Alkitab. Setiap kali Dia berbicara dengan cara lainnya, hal itu akan selalu sejalan dengan Firman-Nya.

Dia berbicara kepada kita dalam doa.

Dia berbicara kepada kita lewat orang percaya lainnya, pemimpin kita, dan nabi-nabi.

Dia berbicara lewat mimpi dan penglihatan.

Dalam Yoel 2:28-29, di tengah nubuatannya tentang Hari Tuhan, ia menuliskan tentang pencurahan Roh Kudus pada hari-hari kiamat. Dikatakan bahwa "anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan."

Kita tidak tahu kapan hari kiamat akan terjadi, tetapi dengan mengetahui nubuatan ini, kita harusnya siap untuk mengalami mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan ini – dan mendengarkannya ketika itu semua terjadi.

Dalam Bilangan 12:6, kita melihat bahwa Tuhan menegaskan kebenaran dari mimpi dan penglihatan yang dialami oleh nabi yang Ia utus.

Ketika kita mendapatkan mimpi atau penglihatan, hal pertama yang harus kita lakukan adalah bertanya kepada Tuhan, "Apakah ini dari-Mu?" Saat kita telah meyakinkan lewat Firman-Nya dan kehadiran-Nya bahwa itu berasal daripada Dia, kita kemudian bertanya, "Apa yang perlu kulakukan dengan ini?" Dia memberikannya kepada kita untuk suatu tujuan, jadi kita harus mencari alasannya.

Saya percaya bahwa kita hidup di akhir zaman, dan Tuhan telah berjanji bahwa Dia akan berbicara kepada kita di dalam mimpi dan penglihatan pada hari-hari akhir zaman. kita harus berharap Dia mengatakannya kepada kita dengan cara ini dan mendengarkan sepenuhnya ketika Dia berbicara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia