MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

MENAMBAH KASIHKU KEPADA TUHAN

 


Menambah Kasihku kepada Tuhan

Dalam Lukas 10:25-37, Yesus menangani dua masalah. Dia tidak hanya menggantungkan setiap perintah dan nubuatan kepada dua hal, Engkau harus mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap kekuatanmu, dan segenap pikiranmu; dan sesamamu seperti dirimu sendiri, namun Ia juga mengikatkan kasih kepada Tuhan dan kepada manusia bersama-sama. Yesus menunjukkan kepada sang penanya apa yang dimaksud oleh Alkitab kepada kita selama ini: semakin kita mengasihi Tuhan, semakin kita mengasihi manusia. Semakin kita menunjukkan belas kasih kepada manusia, semakin kita menunjukkan seberapa besar kita mengasihi Tuhan. Kita tidak pernah bisa dipenuhi dengan Roh Kudus dan gagal untuk berjalan di dalam kasih.

Jika kita membenci manusia karena ras mereka, etnis mereka, dan apa yang mereka sudah perbuat kepada kita, atau apa yang mereka sudah ucapkan tentang kita, Alkitab berkata kepada kita bahwa kita adalah seorang pembunuh. Kita tahu bahwa pembunuh tidak mendapat tempat di dalam Kerajaan Allah. Jika kita berjalan di dalam Roh Kudus, kita harus berjalan di dalam kasih. Ingat, seluruh perintah bergantung kepada kasih.

Mari kita lihat 1 Yohanes 2:15-17, yang kita baca lebih awal dalam rencana bacaan ini. Bacaan ini berbicara tentang orang yang mengasihi Tuhan dan orang yang mengasihi dunia. Perhatikan ada dua kelompok berbeda. Ayat ini menjelaskan bahwa barangsiapa mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya tidak mempunyai kasih Bapa di dalam diri mereka.

Terakhir, Yohanes 14:21 ditulis untuk menunjukkan kepada kita bagaimana menunjukkan kasih kita kepada Tuhan – dengan melakukan perintah-perintah-Nya. Saat kita melakukan perintah-perintah-Nya, kita mempertunjukkan kepada Dia bahwa kita menghormati, takut, dan terutama mengasihi-Nya.

Meskipun ibadah itu penting, mengasihi Tuhan lebih penting daripada menyembah nama-Nya pada hari Minggu pagi. Kita harus mengikuti perintah-Nya, kita harus mengasihi segala yang Dia kasihi, dan kita harus menunjukkan kasih kepada satu sama lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR