SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

MENAMBAH KASIHKU KEPADA TUHAN

 


Menambah Kasihku kepada Tuhan

Dalam Lukas 10:25-37, Yesus menangani dua masalah. Dia tidak hanya menggantungkan setiap perintah dan nubuatan kepada dua hal, Engkau harus mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap kekuatanmu, dan segenap pikiranmu; dan sesamamu seperti dirimu sendiri, namun Ia juga mengikatkan kasih kepada Tuhan dan kepada manusia bersama-sama. Yesus menunjukkan kepada sang penanya apa yang dimaksud oleh Alkitab kepada kita selama ini: semakin kita mengasihi Tuhan, semakin kita mengasihi manusia. Semakin kita menunjukkan belas kasih kepada manusia, semakin kita menunjukkan seberapa besar kita mengasihi Tuhan. Kita tidak pernah bisa dipenuhi dengan Roh Kudus dan gagal untuk berjalan di dalam kasih.

Jika kita membenci manusia karena ras mereka, etnis mereka, dan apa yang mereka sudah perbuat kepada kita, atau apa yang mereka sudah ucapkan tentang kita, Alkitab berkata kepada kita bahwa kita adalah seorang pembunuh. Kita tahu bahwa pembunuh tidak mendapat tempat di dalam Kerajaan Allah. Jika kita berjalan di dalam Roh Kudus, kita harus berjalan di dalam kasih. Ingat, seluruh perintah bergantung kepada kasih.

Mari kita lihat 1 Yohanes 2:15-17, yang kita baca lebih awal dalam rencana bacaan ini. Bacaan ini berbicara tentang orang yang mengasihi Tuhan dan orang yang mengasihi dunia. Perhatikan ada dua kelompok berbeda. Ayat ini menjelaskan bahwa barangsiapa mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya tidak mempunyai kasih Bapa di dalam diri mereka.

Terakhir, Yohanes 14:21 ditulis untuk menunjukkan kepada kita bagaimana menunjukkan kasih kita kepada Tuhan – dengan melakukan perintah-perintah-Nya. Saat kita melakukan perintah-perintah-Nya, kita mempertunjukkan kepada Dia bahwa kita menghormati, takut, dan terutama mengasihi-Nya.

Meskipun ibadah itu penting, mengasihi Tuhan lebih penting daripada menyembah nama-Nya pada hari Minggu pagi. Kita harus mengikuti perintah-Nya, kita harus mengasihi segala yang Dia kasihi, dan kita harus menunjukkan kasih kepada satu sama lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT