MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

KEPENUHAN AKAN TUHAN



Kepenuhan akan Tuhan

Kolose 2:8-10 TB
[8] Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. [9] Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, [10] dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa. 

Iman kita telah mencapai tempat dimana kita percaya bahwa Tuhan melakukan hal-hal besar bagi kita, dan kita bersedia untuk memintanya. Untuk mencapai tempat ini kita harus bertobat karena berpikir secara kecil. Kita semua telah bersalah. Kita semua telah bersalah karena berusaha meramalkan pola Tuhan. Kita semua berusaha mencari cara untuk Dia mendapatkan hal yang kita minta. Dia tidak mengikuti pola yang kita pikirkan sama sekali. Ini karena pikiran kita terlalu kecil.

Efesus 3:20, menjelaskannya dengan sempurna, "Bagi Dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan." Cukup Tuhan saja. Apapun situasinya, apapun kekosongannya, apapun kekurangannya, Dia cukup. Dan Dia lebih dari cukup.

Kita harus tahu bahwa lima roti dan dua ikan lebih dari cukup untuk memberi makan ribuan orang. Kita harus tahu bahwa melemparkan jala kita ke sisi lain perahu akan memberikan tangkapan sangat banyak dari yang kita kerjakan. Kita harus berpikir cukup besar untuk meminta Tuhan datang dengan besar dalam situasi kita dan tidak membatasi Dia dengan kemampuan kita. Kita harus keluar dari pola pikir bahwa suatu hal harusnya dikerjakan dengan cara tertentu. Jalan-Nya lebih tinggi daripada kita: Pikiran-Nya melebihi pikiran kita. Untuk berjalan dalam kelimpahan, kita harus menempatkan diri kita untuk menerima kepenuhan daripada Tuhan. Saya pastikan, ini akan melebihi apa yang Anda pernah pikirkan.

Kolose 2:8-10 memperingatkan kita untuk tidak terjebak dalam filosofi yang kosong dan penuh tipu daya. Kita tidak boleh melupakan bahwa kita menyembah Tuhan Alam Semesta yang MAHA kuasa, maha hadir. Kita harus menolak pikiran-pikiran kerdil dan membuka diri untuk hal-hal besar, luar biasa, supranatural yang Tuhan ingin kerjakan di dalam dan melalui diri kita!

Inilah kelimpahan. Kita tidak perlu tahu bagaimana, kapan, dimana, atau dengan siapa ini akan terjadi. Kita hanya perlu percaya bahwa Tuhan akan memberikannya untuk kebaikan dan kemuliaan-Nya. Inilah waktunya membuang rencana kita. Ketika kita melakukan ini, kita akan melihat mukjizat.

Ini waktunya mengenali dan menerima hidup berkelimpahan yang diberdayakan oleh Roh Kudus yang diinginkan Tuhan untuk Anda jalani. Ini waktunya berlimpah demi kemuliaan Tuhan!

Perjalanan Anda tidak berakhir di sini. Ini hanyalah perjalanan 21 hari pertama menuju kepada kelimpahan. Sekarang, terima prinsip-prinsip yang dituliskan dalam rencana bacaan ini dan terapkan dalam hidup keseharian Anda.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA