MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

BERLATIH



 Berlatih

1 Timotius 4:8 TB

[8] Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. 

Untuk menurunkan berat badan dan menjaga kebugaran, orang biasanya memadukan dua macam latihan. Latihan pasif, yaitu menahan diri dengan mengikuti pola makan tertentu. Latihan aktif, yaitu berolahraga untuk membakar kalori dan lemak yang berlebihan. Melakukan salah satu latihan saja tidak akan membuat prose situ tidak efektif seperti harapan. 

Itulah yang sebenarnya juga juga terjadi dalam disiplin rohani. Disiplin rohani merupakan bagian dari ibadah kita kepada Tuhan. Disiplin itu ada yang bersifat aktif, yaitu disiplin keterlibatan, sesuatu yang kita lakukan; dan ada yang pasif, yaitu disiplin berpantang, sesuatu yang kita hindari. Disiplin ini juga berkaitan dengan jenis dosa yang kita hadapi. Ada dosa pelanggaran, yaitu secara aktif melanggar perintah Tuhan (1 Yoh. 3:4). Ada dosa pengabaian, yaitu secara pasif melalaikan perbuatan baik yang semestinya kita lakukan (Yak. 4:17). 

Disiplin rohani ini sangat bermanfaat bagi kebugaran rohani kita. Dan jika kita sehat secara rohani, kita akan semakin kuat. Fokus hidup kita pun menjadi benar, yaitu menyenangkan hati Tuhan. Disiplin rohani ini penting sehingga kita bergumul dengan dosa pengabaian, kita akan sanggup menghadapinya dengan disiplin keterlibatan. Sebaliknya, ketika kita bergumul dengan dosa perbuatan, kita akan tertolong melalui disiplin berpantang. Contohnya, bila kita sedang murung, berlatih merayakan kehidupan ini dan bersyukur atasnya akan membuat hidup kita lebih indah. Bila kita sedang bergumul melawan keserakahan, kita akan tertolong jika mau berlatih memberi. Sebaliknya, jika kita suka bergosip, kita akan tertolong dengan berlatih menutup mulut. Jika kita suka berbicara dengan melebih-lebihkan sesuatu, kita akan tertolong dengan berlatih berbicara jujur. 

Disiplin rohani ialah sarana untuk mencapai tujuan. Tujuan kita sekali lagi adalah kebugaran rohani. Tujuannya kebugaran rohani ini berguna untuk hidup ini maupun dalam hidup yang akan datang. 

Ingat: Janganlah mencoba melawan kegelapan tanpa menyalakan terang. Jadi, nyalakanlah terang Anda dan pergunakan terang itu untuk melawan kegelapan. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR