KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

BERLATIH



 Berlatih

1 Timotius 4:8 TB

[8] Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. 

Untuk menurunkan berat badan dan menjaga kebugaran, orang biasanya memadukan dua macam latihan. Latihan pasif, yaitu menahan diri dengan mengikuti pola makan tertentu. Latihan aktif, yaitu berolahraga untuk membakar kalori dan lemak yang berlebihan. Melakukan salah satu latihan saja tidak akan membuat prose situ tidak efektif seperti harapan. 

Itulah yang sebenarnya juga juga terjadi dalam disiplin rohani. Disiplin rohani merupakan bagian dari ibadah kita kepada Tuhan. Disiplin itu ada yang bersifat aktif, yaitu disiplin keterlibatan, sesuatu yang kita lakukan; dan ada yang pasif, yaitu disiplin berpantang, sesuatu yang kita hindari. Disiplin ini juga berkaitan dengan jenis dosa yang kita hadapi. Ada dosa pelanggaran, yaitu secara aktif melanggar perintah Tuhan (1 Yoh. 3:4). Ada dosa pengabaian, yaitu secara pasif melalaikan perbuatan baik yang semestinya kita lakukan (Yak. 4:17). 

Disiplin rohani ini sangat bermanfaat bagi kebugaran rohani kita. Dan jika kita sehat secara rohani, kita akan semakin kuat. Fokus hidup kita pun menjadi benar, yaitu menyenangkan hati Tuhan. Disiplin rohani ini penting sehingga kita bergumul dengan dosa pengabaian, kita akan sanggup menghadapinya dengan disiplin keterlibatan. Sebaliknya, ketika kita bergumul dengan dosa perbuatan, kita akan tertolong melalui disiplin berpantang. Contohnya, bila kita sedang murung, berlatih merayakan kehidupan ini dan bersyukur atasnya akan membuat hidup kita lebih indah. Bila kita sedang bergumul melawan keserakahan, kita akan tertolong jika mau berlatih memberi. Sebaliknya, jika kita suka bergosip, kita akan tertolong dengan berlatih menutup mulut. Jika kita suka berbicara dengan melebih-lebihkan sesuatu, kita akan tertolong dengan berlatih berbicara jujur. 

Disiplin rohani ialah sarana untuk mencapai tujuan. Tujuan kita sekali lagi adalah kebugaran rohani. Tujuannya kebugaran rohani ini berguna untuk hidup ini maupun dalam hidup yang akan datang. 

Ingat: Janganlah mencoba melawan kegelapan tanpa menyalakan terang. Jadi, nyalakanlah terang Anda dan pergunakan terang itu untuk melawan kegelapan. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia