MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

TIPU DAYA

 


Tipu Daya

Galatia 6:7-8 TB
[7] Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. [8] Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. 

Hal selanjutnya yang harus kita singkirkan dari diri kita untuk menjalani hidup melimpah yang dipenuhi dengan Roh Kudus adalah tipu daya musuh.

Dalam Yohanes 8:44, disebut bahwa iblis adalah pendusta. Bukan sekadar pendusta – ia disebut sebagai bapa segala dusta. Ini adalah sebuah julukan khusus dan tentunya tidak diberikan kepada pendusta biasa-biasa saja. Musuh kita adalah ahli tipu daya. Menyadari hal ini akan memicu kita untuk mengambil tindakan berlindung dari segala tipu daya yang ia bawa ke dalam dunia.

Dalam Galatia 6:7-8, Paulus menyuruh jemaat untuk tidak tertipu. Bahkan zaman dahulu, dan terutama sekarang, musuh sedang bekerja untuk memutar balikkan Firman Tuhan, membuat bingung Anak-anak-Nya, dan mengaburkan moralitas. Kita tidak bisa membiarkan diri kita menjadi korban dari tipu dayanya.

Sebaliknya, kita perlu membuat diri kita mengakar di dalam kebenaran Firman Tuhan. Ketika kita melakukannya, kita jadi berkurang kerentanannya terhadap tipu daya musuh dan dapat terus berjalan di dalam kehendak Tuhan tanpa goyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR