HATI YANG KERAS

HATI YANG KERAS Ketika hati dan pikiran sudah tertutup oleh persepsi negatif, penjelasan sebaik apapun tak akan pernah cukup untuk mengubah sudut pandangnya. Matius 13:15a Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar,dan matanya melekat tertutup. shalom Pernahkah kita mencoba menjelaskan kebenaran kepada seseorang yang sudah terlanjur kecewa, marah atau curiga pada kita, betapapun logisnya argumen serta bukti yang kita berikan, tetap saja tidak pernah cukup buat orang model ini. Matius 13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. Orang yang hatinya telah menebal hidupnya tertutup, tidak lagi mau mendengarkan untuk memahami, bahkan hatinya penuh dengan kemarahan dan kebencian, orang tipe begini sangat sulit bertobat dan dipulihkan. 1 Korintus 2:14 Te...

MENJAUHI HIDUP YANG SIA-SIA

 


Menjauhi Hidup yang Sia-sia

Kita disarankan untuk menjalani hidup kita dengan berhati-hati dan tidak menyia-nyiakannya. Hidup yang sia-sia adalah hidup yang dijalani untuk memuliakan diri kita, keinginan kita, dan kepentingan kita tanpa mempedulikan kehendak Tuhan. Hidup yang berhati-hati adalah hidup yang dijalani untuk memuliakan Tuhan, menjadi apa yang Dia inginkan, melakukan kehendak-Nya, dan melihat kehendak-Nya digenapi di dalam hidup kita.

Ketika kita penuh dengan Roh Kudus, hidup kita menjadi sangat jelas berbeda bagi siapa saja yang memperhatikannya. Ketika kita tidak lagi bekerja di bawah hikmat manusia yang terbatas, dan perilaku manusia yang sia-sia, jelas terlihat bagi semua bahwa kita bekerja dengan cara yang berbeda dari orang lainnya.

Efesus 5:5-18 membuat kita berpikir banyak tentang itu. Ayat tersebut berbicara secara sangat negatif tentang "perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa" dan dengan keras memerintahkan kita untuk mencari tahu apa yang menyenangkan Tuhan dan mengusahakannya. Apa yang Anda pikir menyenangkan Tuhan di dalam hidup Anda? Apakah Anda mengusahakannya dengan sepenuh hati?

1 Yohanes 2:16 melanjutkan dengan berkata bahwa keinginan-keinginan duniawi tidak berasal dari Tuhan. Jika kita mengenalinya, mengapa kita terus mengejarnya? Mengapa kita terus menempatkannya sebagai prioritas di atas dari apa yang kita tahu menyenangkan Tuhan?

Untuk mulai menjauhi hidup yang sia-sia, kita harus meminta Tuhan untuk menolong kita berhenti hidup dengan sia-sia. Kita memerlukan Dia untuk menunjukkan apa saja hal-hal yang ilahi dan hal-hal baik belaka, apa yang bukan termasuk dosa, tapi sia-sia, karena itu tidak menjalankan kehendak Tuhan di dalam hidup kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia