MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

MENJAUHI HIDUP YANG SIA-SIA

 


Menjauhi Hidup yang Sia-sia

Kita disarankan untuk menjalani hidup kita dengan berhati-hati dan tidak menyia-nyiakannya. Hidup yang sia-sia adalah hidup yang dijalani untuk memuliakan diri kita, keinginan kita, dan kepentingan kita tanpa mempedulikan kehendak Tuhan. Hidup yang berhati-hati adalah hidup yang dijalani untuk memuliakan Tuhan, menjadi apa yang Dia inginkan, melakukan kehendak-Nya, dan melihat kehendak-Nya digenapi di dalam hidup kita.

Ketika kita penuh dengan Roh Kudus, hidup kita menjadi sangat jelas berbeda bagi siapa saja yang memperhatikannya. Ketika kita tidak lagi bekerja di bawah hikmat manusia yang terbatas, dan perilaku manusia yang sia-sia, jelas terlihat bagi semua bahwa kita bekerja dengan cara yang berbeda dari orang lainnya.

Efesus 5:5-18 membuat kita berpikir banyak tentang itu. Ayat tersebut berbicara secara sangat negatif tentang "perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa" dan dengan keras memerintahkan kita untuk mencari tahu apa yang menyenangkan Tuhan dan mengusahakannya. Apa yang Anda pikir menyenangkan Tuhan di dalam hidup Anda? Apakah Anda mengusahakannya dengan sepenuh hati?

1 Yohanes 2:16 melanjutkan dengan berkata bahwa keinginan-keinginan duniawi tidak berasal dari Tuhan. Jika kita mengenalinya, mengapa kita terus mengejarnya? Mengapa kita terus menempatkannya sebagai prioritas di atas dari apa yang kita tahu menyenangkan Tuhan?

Untuk mulai menjauhi hidup yang sia-sia, kita harus meminta Tuhan untuk menolong kita berhenti hidup dengan sia-sia. Kita memerlukan Dia untuk menunjukkan apa saja hal-hal yang ilahi dan hal-hal baik belaka, apa yang bukan termasuk dosa, tapi sia-sia, karena itu tidak menjalankan kehendak Tuhan di dalam hidup kita.

Komentar

Posting Komentar