DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

MEMPELAI KRISTUS



 Kedatangan Yesus yang kedua akan segera terjadi. Yesus bahkan berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa Dia akan datang kembali.

Yohanes 14:1-3 berkata, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” Akan tetapi, tidak seorang pun yang tahu waktu yang tepat kapan Yesus akan datang kembali. Markus 13:32 berkata, “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

Orang Kristen harus berjaga-jaga dan berdoa sampai hari kedatangan Tuhan. Alkitab mengatakan dalam Lukas 21:34-36, “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

Ketika Kristus kembali untuk kedua kalinya seperti yang telah dinubuatkan, Dia akan merayakan saat tersebut dengan mempelai-Nya dalam sebuah upacara pernikahan di mana keduanya akan dipersatukan untuk selamanya. Jadi, siapakah mempelai Kristus? Gereja, yang terdiri dari mereka yang mempercayai Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi dan telah menerima hidup yang kekal, adalah mempelai Kristus. Dalam penglihatannya di Wahyu 19:6-8, rasul Yohanes melihat dan mendengar banyak orang di surga yang memuji Tuhan karena pernikahan Anak Domba akan segera dimulai. Dalam penglihatan ini, Yohanes diperlihatkan bahwa mempelai Kristus telah mempersiapkan dirinya. Apakah kita siap untuk menjadi mempelai Kristus ketika Dia datang kembali?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia