MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

KESOMBONGAN

 


Kesombongan


Yakobus 4:6-8 TB
[6]  Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: ”Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” [7] Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! [8] Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! 

Kita sudah berhasil mencapai hari kelima untuk mengosongkan diri. Ini tidaklah mudah!

Berapa kali Tuhan meminta kita untuk melakukan sesuatu, dan kita belum melakukannya, atau kita baru setengah jalan? Inilah kesombongan. Ini seperti kita berkata, "Akulah Tuhan, dan aku tahu yang terbaik bagiku dalam situasi ini."

Kesombongan merajalela di dunia masa kini. Kesombongan akan prestasi sendiri, kesombongan akan penghasilan, kesombongan atas keahlian, kesombongan atas keluarga, dan banyak lagi. Kesombongan ini menjauhkan kita dari Tuhan dan membuat kita fokus pada diri sendiri dan apa yang bisa kita capai.

Dalam Yakobus 4:6-8, Yakobus menyatakan bahwa Tuhan menentang orang sombong dan mengasihi orang yang rendah hati. Kita perlu merendahkan diri kita di hadapan Tuhan untuk mendapatkan kasih-Nya. Ketika kita menyadari bahwa semua yang kita miliki dan segala yang kita capai adalah berkat dari Tuhan, kita tidak menyediakan ruangan untuk kesombongan.

Amsal 16:18 menambahkan bahaya dari kesombongan dengan mengatakan bahwa itu adalah awal dari kehancuran. Kesombongan mengarah pada kehancuran! Jika kita tahu bahwa ini benar, mengapa kita terus berlaku sombong atas hal-hal tidak penting dalam hidup kita?

Untuk menjalani hidup yang berkelimpahan, kita harus menghilangkan kesombongan dari diri kita. Jika kita ingin dipenuhi Roh Kudus, tidak ada ruangan untuknya. Berdoalah dan mintalah Tuhan untuk menunjukkan kesombongan yang tersembunyi dalam hidup Anda supaya Anda dapat lebih mengikuti Dia.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR