MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

EGOISME

 


Egoisme

Filipi 2:3-4 TB
[3] dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; [4] dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 

Hari ini, kita berfokus untuk menghilangkan dari diri kita sesuatu yang semakin biasa di dunia masa kini: egoisme.

Apapun yang kita perbuat, tidak hanya di gereja, tapi di luar gereja tidak dapat dikerjakan dengan semangat ambisi pribadi atau kesombongan. Apakah kita berada di kantor, di sekolah, bersama teman, dengan keluarga, di pasar, atau melayani dalam posisi pemimpin, motivasi kita untuk apa?

Pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri sendiri bukanlah, "Apa yang terbaik untukku?" Malahan, kita seharusnya bertanya, "Apa yang terbaik untuk Kerajaan Allah?" Ambisi kita haruslah untuk mencari cara terbaik untuk mengerjakan kehendak Tuhan yang sempurna.

Dalam Filipi 2:3-4 dikatakan untuk tidak melakukan apapun dengan ambisi pribadi atau kesombongan. Tidak berarti tidak. Ketika kita melakukan segalanya demi kebaikan Kerajaan Allah dan bukan untuk diri kita sendiri, seberapa bedanya hidup kita?

1 Korintus 10:24 mencerminkan prinsip ini, berkata bahwa tidak seorang pun mencari keuntungannya sendiri, melainkan keuntungan orang lain. Seberapa bedanya gereja jika setiap orang bekerja demi kebaikan orang lain? Seberapa bedanya dunia jika tidak seorangpun bekerja demi ambisi pribadi melainkan demi kebaikan orang lain?

Lain kali kita berusaha melakukan apapun untuk orang lain, atau untuk Tuhan, mintalah Dia untuk mengungkap apakah motivasi kita adalah untuk diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA