HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

EGOISME

 


Egoisme

Filipi 2:3-4 TB
[3] dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; [4] dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 

Hari ini, kita berfokus untuk menghilangkan dari diri kita sesuatu yang semakin biasa di dunia masa kini: egoisme.

Apapun yang kita perbuat, tidak hanya di gereja, tapi di luar gereja tidak dapat dikerjakan dengan semangat ambisi pribadi atau kesombongan. Apakah kita berada di kantor, di sekolah, bersama teman, dengan keluarga, di pasar, atau melayani dalam posisi pemimpin, motivasi kita untuk apa?

Pertanyaan yang harus kita tanyakan kepada diri sendiri bukanlah, "Apa yang terbaik untukku?" Malahan, kita seharusnya bertanya, "Apa yang terbaik untuk Kerajaan Allah?" Ambisi kita haruslah untuk mencari cara terbaik untuk mengerjakan kehendak Tuhan yang sempurna.

Dalam Filipi 2:3-4 dikatakan untuk tidak melakukan apapun dengan ambisi pribadi atau kesombongan. Tidak berarti tidak. Ketika kita melakukan segalanya demi kebaikan Kerajaan Allah dan bukan untuk diri kita sendiri, seberapa bedanya hidup kita?

1 Korintus 10:24 mencerminkan prinsip ini, berkata bahwa tidak seorang pun mencari keuntungannya sendiri, melainkan keuntungan orang lain. Seberapa bedanya gereja jika setiap orang bekerja demi kebaikan orang lain? Seberapa bedanya dunia jika tidak seorangpun bekerja demi ambisi pribadi melainkan demi kebaikan orang lain?

Lain kali kita berusaha melakukan apapun untuk orang lain, atau untuk Tuhan, mintalah Dia untuk mengungkap apakah motivasi kita adalah untuk diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia