DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

TERHILANG



 Apa Artinya Terhilang


Kalau Anda tidak mengerti tujuan Natal, Anda sebaiknya melewatkan lampu-lampu dan dekorasi Natal tahun ini. Anda sebaiknya juga lupakan tentang membeli hadiah Natal. Lupakan tentang makan malam Natal.

Kalau Anda tidak tahu mengapa kita merayakan Natal, semua perayaan itu akan jadi sia-sia.

Untuk menemukan tujuan Natal, Anda harus maju melewati palungan, orang Majus, dan para gembala. Yesus mengatakan kepada kita alasan Dia datang ke Bumi saat Natal pertama: "Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang" (Lukas 19:10).

Cukup sederhana, Yesus datang karena manusia terhilang tanpa Tuhan. Terhilang secara rohani berarti terpisah dari Tuhan, tidak terhubung, dan rusak. Tanpa Yesus, semua orang di dunia ini terhilang — tidak peduli berapa banyak kekuatan, kekayaan, atau ketenaran yang mereka miliki.

Dan keterhilangan kita berakibat sangat besar dalam kehidupan kita. Untuk mengetahui mengapa Yesus datang ke Bumi, kita harus mengerti apa artinya terhilang. Tanpa Tuhan, kita kehilangan:

• Arah kita. Kita pasti memiliki sedikit pengertian ke mana kita harus pergi dan apa yang harus kita lakukan di hidup ini.
• Perlindungan-Nya. Kita hidup sendiri saat kita tidak di dalam perlindungan Tuhan. Alasan yang kuat mengapa banyak orang stress. Mereka mencoba untuk hidup dalam pemeliharaan dan perlindungan mereka sendiri, bukan milik Tuhan.
• Potensi kita. Kita tidak akan pernah tahu setengah dari karunia dan bakat yang kita miliki jika kita tidak menjalin hubungan dengannya.• Kebahagiaan kita. Kita bisa memiliki semua uang dan kekuatan di dunia, tapi tanpa Tuhan, kita tidak akan merasakan sukacita sejati.
• Rumah kita di Surga. Tuhan mengizinkan kita untuk memberontak saat kita berada di Bumi, tapi tidak ada pemberontakan di Surga.Tapi tidak seorangpun yang terhilang telah kehilangan satu ons nilai di mata Tuhan. Meskipun Anda tidak memiliki hubungan dengan Dia, Anda punya nilai yang besar di mata Tuhan. Kehilangan berarti nilai. Apapun yang seorang rela keluarkan untuk mendapatkan kembali sesuatu yang hilang, menunjukkan betapa berharganya barang tersebut.

Dalam ayat paling terkenal di Alkitab, Yesus dengan jelas menerangkan nilai kita: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:16).

Kabar Baiknya adalah Tuhan sangat mengasihi kita sehingga Dia mengirim Anak-Nya ke Bumi pada Natal pertama untuk mencari dan menyelamatkan kita. Itulah alasan untuk merayakan Natal!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia