HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

RAJA DAMAI



Raja Damai

Yesaya 9:5 TB
[5] Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Betapa indahnya karunia yang kita miliki di dalam Yesus, yang menanggalkan kemuliaan surgawi untuk datang ke dunia untuk memberikan kita terang, hidup, dan kesembuhan—Dialah Raja yang sesungguhnya layak dimuliakan!

Dalam Yesaya 9:5, Tuhan berbicara melalui nabi-Nya dan memberitahukan kedatangan Yesus—yang di antara banyak tugas-Nya, Dia akan dikenal sebagai Raja Damai, yang diartikan sebagai "Tuhan atas kedamaian." Namun bagaimana kita beranjak dari melihat dan mempercayai kebenaran ini, menjadi benar-benar menjalani dan mengalami damai sejahtera yang hanya dapat diberikan oleh-Nya?

Di dalam Perjanjian Baru, Yesus berkata kepada para murid-Nya, "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." (Yohanes 16:33 TB) Bukanlah suatu kebetulan bahwa ketika Tuhan mengumumkan kedatangan Yesus, Ia menyebutnya Raja Damai. Tuhan mengetahui pergumulan yang akan dihadapi oleh para murid-Nya setelah kepergian-Nya, dan Ia tahu pergumulan yang masih kita hadapi hari ini.

Kita begitu sering mencoba mengendalikan segala aspek hidup kita, meletakkan beban dari berbagai situasi ke atas pundak kita, namun Ia tak pernah bermaksud agar kita menanggungnya sendiri. Saat kita memilih untuk mementingkan hubungan kita dengan Yesus dan mengalihkan perhatian kita kepada-Nya, kita bebas untuk menerima kedamaian supernatural yang mengalir langsung daripada-Nya. Bahkan sebelum kelahiran Yesus, Tuhan memberikan kita jawaban atas segala kekuatiran yang mungkin kita pikirkan lewat Ketuhanan Anak-Nya—sangat luar biasa!

Musim ini, marilah mengingat kebebasan dan kedamaian yang kita miliki di dalam Yesus. Meskipun kita semua dijamin akan menghadapi situasi-situasi sulit, melalui Ketuhanan-Nya, kita memiliki akses kepada ketenangan dan damai sejahtera yang melebihi apapun yang dapat kita capai sendiri.

Doa: Bapa, terima kasih banyak atas damai sejahtera yang Engkau sediakan bagi saya melalui Yesus. Bantu saya untuk mengingatnya dan untuk bersandar di dalam hadirat-Mu. Tak peduli apapun yang saya hadapi, Engkau bersama saya dan Engkau memberikan damai sejahtera yang melampaui segala akal—terima kasih!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia