MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

RAJA DAMAI



Raja Damai

Yesaya 9:5 TB
[5] Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Betapa indahnya karunia yang kita miliki di dalam Yesus, yang menanggalkan kemuliaan surgawi untuk datang ke dunia untuk memberikan kita terang, hidup, dan kesembuhan—Dialah Raja yang sesungguhnya layak dimuliakan!

Dalam Yesaya 9:5, Tuhan berbicara melalui nabi-Nya dan memberitahukan kedatangan Yesus—yang di antara banyak tugas-Nya, Dia akan dikenal sebagai Raja Damai, yang diartikan sebagai "Tuhan atas kedamaian." Namun bagaimana kita beranjak dari melihat dan mempercayai kebenaran ini, menjadi benar-benar menjalani dan mengalami damai sejahtera yang hanya dapat diberikan oleh-Nya?

Di dalam Perjanjian Baru, Yesus berkata kepada para murid-Nya, "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." (Yohanes 16:33 TB) Bukanlah suatu kebetulan bahwa ketika Tuhan mengumumkan kedatangan Yesus, Ia menyebutnya Raja Damai. Tuhan mengetahui pergumulan yang akan dihadapi oleh para murid-Nya setelah kepergian-Nya, dan Ia tahu pergumulan yang masih kita hadapi hari ini.

Kita begitu sering mencoba mengendalikan segala aspek hidup kita, meletakkan beban dari berbagai situasi ke atas pundak kita, namun Ia tak pernah bermaksud agar kita menanggungnya sendiri. Saat kita memilih untuk mementingkan hubungan kita dengan Yesus dan mengalihkan perhatian kita kepada-Nya, kita bebas untuk menerima kedamaian supernatural yang mengalir langsung daripada-Nya. Bahkan sebelum kelahiran Yesus, Tuhan memberikan kita jawaban atas segala kekuatiran yang mungkin kita pikirkan lewat Ketuhanan Anak-Nya—sangat luar biasa!

Musim ini, marilah mengingat kebebasan dan kedamaian yang kita miliki di dalam Yesus. Meskipun kita semua dijamin akan menghadapi situasi-situasi sulit, melalui Ketuhanan-Nya, kita memiliki akses kepada ketenangan dan damai sejahtera yang melebihi apapun yang dapat kita capai sendiri.

Doa: Bapa, terima kasih banyak atas damai sejahtera yang Engkau sediakan bagi saya melalui Yesus. Bantu saya untuk mengingatnya dan untuk bersandar di dalam hadirat-Mu. Tak peduli apapun yang saya hadapi, Engkau bersama saya dan Engkau memberikan damai sejahtera yang melampaui segala akal—terima kasih!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR