MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

KABAR BAIK NATAL



 Kabar Baik Natal


Baca 1 Timotius 2:5.

Natal adalah kabar baik. Bukan kabar baik tentang hadiah yang spesial. Bukan kabar baik tentang makan besar. Bukan juga kabar baik tentang menghabiskan waktu bersama dengan teman dan keluarga.

Natal merupakan Kabar Baik tentang kasih Tuhan.

Alkitab berkata kita semua terhilang tanpa Tuhan. Kita kehilangan arah. Kita tidak memiliki perlindungan. Dampak kekal potensial kita terhadap dunia tidak terealisasi. Kita tanpa sukacita sejati. Kekekalan kita di Sorga tidak aman.

Kabar Baik tentang Natal adalah Tuhan mengirimkan Yesus untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Alkitab berkata, "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia" (1 Timotius 2:5).Kalau Anda pernah menghabiskan waktu di gereja, Anda sangat mungkin akan mendengar kata "keselamatan" berkali-kali. Tapi mungkin Anda tidak tahu artinya. Kata tersebut seperti berlian; Anda bisa melihatnya dari berbagai sudut.

• Yesus datang untuk menyelamatkan kita. Kita tidak bisa menyelesaikan permasalahan kita sendiri. Tanpa Yesus, kita terjebak dalam pengharapan orang lain. Kita terjebak dalam hidup untuk mendapatkan persetujuan dari sesama kita. Kita terjebak dalam ketergantungan. Kita mencoba berubah lagi dan lagi, tapi kita tidak memiliki kekuatan untuk melarikan diri. Yesus datang untuk memberikan kita kekuatan tersebut.

• Yesus datang untuk memulihkan kita. Kita semua rindu memulihkan bagian hidup kita yang hilang. Tanpa Tuhan, kita rindu memulihkan kekuatan kita, kepercayaan diri kita, reputasi kita, kemurnian kita, dan hubungan kita dengan Tuhan. Hanya Yesus yang mampu melakukannya.

• Yesus datang untuk menghubungkan kita kembali. Banyak orang berpikir bahwa Tuhan akan memarahi mereka jika mereka kembali kepada-Nya. Tapi Tuhan tidak marah kepada Anda. Dia sangat mengasihi Anda. Yesus datang ke Bumi pada Natal pertama untuk mendamaikan kita dengan Tuhan, untuk memberikan keharmonisan dengan-Nya lagi.

Yesus datang ke Bumi untuk memberikan kita hadiah, Dia sendiri. Terlalu banyak dari kita merayakan ulang tahun-Nya tanpa menerima hadiah karunia keselamatan yang gratis ini. Hadiahnya tidak dibuka tahun demi tahun demi tahun. Tindakan yang tidak cerdas! Anda diciptakan oleh Tuhan dan untuk Tuhan. Sampai Anda mengerti ini, hidup tidak akan pernah masuk akal.

Natal kali ini, bukalah hadiah paling penting yang pernah diberikan kepada Anda: satu hubungan yang baru dengan Tuhan melalui Yesus.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA