KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

JANGAN TENGGELAMKAN YESUS



 Jangan Tenggelamkan Yesus Natal Kali Ini


Baca Lukas 10:41-42.

Anda dan saya suka untuk memadati hidup kita. Kita terlalu banyak pesanan, terlalu banyak pengeluaran, terlalu berlebihan, dan seringkali kita berjalan dengan lelah setiap saat. Hasilnya, kebenaran Tuhan tidak punya kesempatan untuk tumbuh dalam hidup kita.

Terlalu sering Tuhan mengajar Anda tentang inti kebenaran — mungkin melalui pendalaman Alkitab saat pagi hari atau khotbah di hari Minggu — dan Anda berpikir Anda butuh melakukan sesuatu, tapi langsung tergantikan dan terlupakan karena kepadatan hidup Anda.

Kebenaran bukan hilang dari hidup Anda karena kejahatan. Seringkali, hal-hal baik dalam hidup kita yang menggantikan kebenaran yang ingin Tuhan tanamkan di dalam kita. Untuk memenuhi panggilan Tuhan atas hidup Anda, Anda bukan harus melakukan lebih banyak, tapi Anda harus melakukan lebih sedikit.

Lihat teman Yesus Maria dan Marta sebagai contoh. Suatu hari mereka mengundang Yesus untuk makan malam. Maria menghabiskan malamnya mendengarkan Yesus. Sebaliknya, Marta sibuk menjadi pelayan dan mengkhawatirkan makanan dan apakah semuanya sudah ditata di tempat yang seharusnya.

Marta marah saat dia harus mengerjakan semuanya sedangkan saudarinya duduk bersama Yesus. Saat itulah Yesus berkata kepadanya: "Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu; Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya" (Lukas 10:41b-42).

Saat hidup Anda berakhir, hanya satu hal yang akan jadi penting: Apakah Anda mengenal Anak Allah? Hadiah Natal tambahan yang mampu Anda beli karena jam kerja lembur di kantor tidak akan jadi masalah. Semua waktu yang Anda habiskan untuk menyiapkan masakan liburan yang sempurna juga tidak akan jadi masalah. Tapi apakah Anda menghabiskan waktu untuk mengenal Yesus akan jadi berarti untuk masa-masa yang akan datang.Jadi, nikmati musim Natal. Bungkus hadiahnya. Siapkan rumah Anda dengan meriah. Buat kenangan dengan keluarga Anda. Tapi jangan biarkan Natal ini berlalu tanpa menghabiskan waktu di kaki Yesus. Jauh setelah semuanya hilang dari Natal ini, menyembah Yesus adalah satu hal yang akan terus bertahan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia