SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

ALLAH YANG PERKASA

 


Allah Yang Perkasa

Yesaya 9:5 TB

[5] Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Nubuat nabi Yesaya mulai dinyatakan dalam wujud seorang bayi. Yesus, yang dinubuatkan sebagai Allah yang Perkasa, telah datang ke bumi, dan kuasa-Nya akan mengubah segalanya.

Yesus melakukan mukjizat yang tak terhitung jumlahnya—Dia mencelikkan orang buta, menenangkan badai dengan sepatah kata, dan bahkan menghidupkan orang mati. Dia memiliki kuasa, kekuatan, dan kebijaksanaan melebihi apa yang dapat kita bayangkan—Dia sungguh berkuasa dalam segala hal, baik dulu maupun sekarang.

Tetapi keajaiban kuasa Yesus tidak terbatas pada diri-Nya saja. Kepada para murid-Nya, Yesus berfirman, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;” (Yohanes 14:12 TB)

Apakah itu pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar yang menurut Dia mampu kita kerjakan?

Petrus, salah seorang pengikut Yesus yang paling dekat, tiga kali menyangkal mengenal Yesus, tetapi Tuhan tetap memakai dia berkhotbah di sebuah kebangunan rohani pada hari Pentakosta di mana 3.000 orang diselamatkan. Paulus yang adalah salah seorang penganiaya orang Kristen, tetapi Tuhan menebus dia dan memakai dia untuk menyebarkan injil ke seluruh dunia.

Kisah Para Rasul 2:41 TB

[41] Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 

Mukjizat jasmani merupakan hal yang luar biasa dan tentu saja masih mungkin dilakukan Tuhan, tetapi betapa menakjubkan ketika Dia memanggil kita untuk suatu tugas yaitu membuka mata orang-orang kepada harapan dan kedamaian abadi yang kita miliki di dalam Yesus. Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk suatu tugas penting yaitu menyebarkan injil, dan ini masih berlaku bagi kita hingga hari ini.

Natal kali ini, mari kita memikirkan tentang kuasa yang telah kita miliki melalui Yesus—bahwa Dia memberi kita hidup yang kekal, dan kuasa yang sama yang membangkitkan Dia dari antara orang mati sekarang hidup di dalam diri kita. Bersemangatlah karena Tuhan tidak hanya ingin menggerakkan hidup Anda, tetapi Dia juga ingin menggerakkan orang lain melalui Anda. Betapa rendah hatinya Allah semesta alam yang memilih memakai kita untuk memperluas Kerajaan-Nya!

Doa: Terima kasih Bapa, karena Engkau telah begitu mengasihi kami dan memilih kami untuk membantu membangun Kerajaan-Mu. Firman-Mu berkata bahwa kuasa-Mu yang dahsyat selalu bekerja di dalam saya. Tolong saya, Tuhan, supaya lewat nama-Mu yang perkasa saya selalu mampu mengerjakan lebih daripada yang dapat saya bayangkan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT