HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

TUHAN ADALAH KASIH

 


Tuhan Adalah Kasih

Kita semua sudah mendengar bahwa Tuhan mengasihi kita. Tuhan bukan hanya mengasihi kita, tetapi Dia adalah kasih. Tuhan kita sinonim dengan kasih. Bukan jenis kasih yang kita tujukan pada harta duniawi atau perasaan sementara, namun kasih yang melampaui kita. Kasih ini sempurna karena Tuhan adalah kasih. Dia bukan saja adalah kasih namun Dia juga mengasihi! Satu-satunya alasan kita dapat mengasihi seseorang dengan benar adalah karena Tuhan mengasihi kita lebih dahulu. 

Sejak awal mula penciptaan manusia, Tuhan sudah mengasihi umat-Nya. Namun dalam Perjanjian Lama, ada celah yang sangat besar antara Tuhan kita yang sempurna dan manusia yang berdosa. Tindakan Tuhan yang penuh murka seringkali berhubungan dengan dosa itu, dan karena kita tahu bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang penuh kasih, maka biasanya ini adalah sesuatu yang tidak bisa dimengerti oleh pikiran kita yang terbatas. Jika Tuhan adalah kasih, lalu mengapa Dia terlihat sangat kejam? Kebenarannya adalah bahwa dosa harus dibayar. Itulah sebabnya Tuhan mengutus Yesus untuk mati satu kali bagi semua orang untuk membuat manusia dibenarkan di hadapan Tuhan. 

Mari kita bicara tentang dua aspek dari sifat Tuhan ini: Kasih-Nya dan Bagaimana Dia mengasihi kita.

Kasih Tuhan
Kasih Tuhan tak bisa disangkal karena karya-karya-Nya yang ajaib. Kita melihat bukti kasih-Nya setiap hari ketika seorang anak lahir, ketika matahari terbit, dan ketika kita memilih untuk berbuat baik pada orang lain. Kasih Tuhan datang lebih dahulu. Kasih Tuhan tak gentar ketika kita membuat kekacauan. Dia tidak terkejut atau kecewa ketika kita gagal. Kasih Tuhan tiada taranya di atas segalanya. Tidak ada yang sebanding dengannya . Tidak ada kata-kata yang cukup untuk mengekspresikannya. Tidak ada pikiran yang dapat memahaminya secara penuh. Namun itu bukan berarti kita tidak dapat menerimanya dan hidup di dalamnya. 

Kasih Tuhan Kepada Kita
Kasih Tuhan kepada kita tidak tergantung kepada kita kembali mengasihi-Nya atau tidak. Menurut 1 Yohanes 4:9-10, Tuhan memperlihatkan kasih-Nya bagi kita dengan mengutus Yesus ke dunia sebagai korban penebusan bagi dosa-dosa kita. Rasul Paulus mengatakan pada kita dalam Roma 6:23 bahwa Yesus mati bagi kita "ketika kita masih berdosa" Tuhan tidak membutuhkan kita menjadi benar di hadapan-Nya lebih dahulu sebelum datang kepada-Nya. Cara kita dibenarkan di hadapan-Nya adalah dengan datang kepada-Nya. 

Dia begitu mengasihi kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia