DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

YOUR IDENTITY 2

 


Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri? Pernahkah Anda merasa kepercayaan diri yang Anda inginkan berada di luar jangkauan? Pernahkah Anda merasa bahwa jika Anda bekerja cukup keras, penampilan Anda akan terlihat seperti dia?  Pernahkah Anda merasa jika Anda bisa mengikuti tren terkini, mungkin Anda bisa percaya diri dengan tubuh Anda? Entah kenapa, rasa percaya diri selalu terasa tidak bisa didapatkan sekeras apa pun Anda berusaha.

Ayat pembuka di Mazmur 23 mengatakan “TUHAN adalah gembalaku.” Hanya dalam tiga kata pembuka tersebut, Anda dapat menemukan identitas dan kepercayaan diri yang untuknya Anda diciptakan. Budaya saat ini mungkin mencoba mengatakan bahwa Anda perlu membuat identitas Anda sendiri dan mengandalkan kepercayaan diri sendiri untuk membawa Anda menjalani hidup ini. Namun dalam kenyataannya, kita semua dirancang untuk sepenuhnya bergantung pada Tuhan dan mengandalkan Dia sebagai kepercayaan diri, tujuan, dan identitas Anda.

Jika Anda mencari definisi percaya diri di Google, Anda akan menemukan bahwa itu berarti “memiliki perasaan atau keyakinan bahwa seseorang dapat mengandalkan dan memiliki kepercayaan yang kuat pada seseorang atau sesuatu.” Sejauh Anda dapat memahami kebenaran itu, dan percaya bahwa “seseorang atau sesuatu” adalah Yesus, Anda akan mampu berjalan dengan keyakinan penuh, kepercayaan, dan ketergantungan pada-Nya, percaya bahwa Dia mengenal Anda, kebutuhan Anda, hasrat Anda, dan hati Anda.

Ada begitu banyak jalan berbeda yang dapat Anda lalui dengan harapan salah satunya akan memberi Anda rasa percaya diri, sukacita, atau tujuan. Namun adalah suatu keindahan dalam mengikuti Yesus, yaitu jika Anda terus memusatkan perhatian Anda pada-Nya, maka Anda sudah berada di jalan yang benar. Masih akan ada saat-saat yang tampak gelap, dan hari-hari di mana keadaan terasa terlalu sulit, namun pada saat-saat itulah Anda akan memiliki keyakinan kepada Tuhan bahwa di jalan-Nya, Anda dipelihara dan dikasihi serta memiliki tujuan sesuai dengan Anda apa adanya.

Anda dirancang oleh Tuhan yang mengenal Anda, yang memahami apa yang Anda butuhkan, dan Dialah yang selalu dapat Anda andalkan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia