SAAT KITA TIDAK BERDAYA

"SAAT KITA TIDAK BERDAYA" "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan" (Yohanes 11:4).  > Saat Yesus diberitahu oleh Maria dan Martha, bahwa Lazarus, saudaranya sakit, Ia mengatakan bahwa melalui penyakit itu kuasa Tuhan akan dinyatakan dan Anak Allah dipermuliakan.  > Namun, yang menarik dari pembacaan firman ini, dikatakan bahwa Yesus "sengaja" menunda kedatangan-Nya sampai akhirnya Lazarus mati!  > Tuhan tahu akan apa yang akan Ia kerjakan, Ia tahu bahwa pada akhirnya Lazarus akan mati. Ia mau menunjukan kuasa-Nya kepada para murid-Nya supaya mereka dapat belajar percaya!  (ayat 14-15).  >> Apakah yang firman Tuhan katakan saat kita mengalami penderitaan dan sudah tidak berdaya?  1. TUHAN  YESUS HADIR SAAT KITA TIDAK BERDAYA! > Yohanes 11:21,32 : "Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, s...

ROH KUDUS ADALAH PENGHIBUR

 


Roh Kudus adalah Penghibur Kita

Sebelum Yesus disalibkan, Dia menghabiskan banyak waktu bersama para murid-Nya dan membuka hati-Nya untuk membagikan banyak hal kepada mereka. Pada saat jam-jam penting terakhirnya bersama para pengikut terdekat-Nya—yang disebutnya sebagai "sahabat"—Dia berbicara banyak mengenai Roh Kudus. Dia ingin agar para murid-Nya tahu bahwa mereka tidak akan sendiri meski Dia meninggalkan mereka.

Yesus berbicara kepada mereka di dalam Yohanes 14:16-18: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

Setelah Yesus bangkit dari kematian, ketika para murid-Nya yang sedang bersedih berkumpul di dalam sebuah rumah dengan pintu-pintu yang tertutup rapat, Yesus menampakkan diri kepada mereka. Setelah Dia menunjukkan tangan-Nya yang terpaku dan bekas luka di pinggang-Nya, Dia menghembusi mereka dan berkata, "Terimalah Roh Kudus" (Yohanes 20:22).

Kita sering berpikir bahwa Roh Kudus pertama kali dicurahkan pada Hari Pentakosta, namun peristiwa itu adalah perjumpaan kedua para murid dengan Roh Kudus. Perjumpaan pertama mereka terjadi pada minggu malam saat kebangkitan. Sang Penolong telah tiba, sama seperti yang Yesus janjikan!

Kita telah diberikan karunia yang luar biasa. Ketika Roh Kudus datang untuk tinggal di dalam diri Anda, Dia membawa hidup kekal daripada Allah. Dia memberikan Anda napas dari surga. Dia memberikan Anda hadirat Allah. Dan lebih daripada itu, Dia tinggal abadi di dalam diri Anda agar Anda tidak pernah merasa sendiri. Orang Kristen dapat secara nyata merasakan kehadiran Roh Kudus dalam diri mereka, dan saat kita bertumbuh di dalam iman kita belajar untuk mendengar suara-Nya yang menghibur.

Saya telah belajar untuk menghargai kehadiran sang Penolong ketika saya melewati masa-masa sulit pencobaan, putus asa, atau pergumulan. Roh Kudus menopang saya dengan kekuatan yang supernatural dan harapan. Ketika saya mengalami kesedihan, Roh Kudus menghibur saya; ketika saya dianiaya, Dia memberikan saya kasih karunia yang ajaib untuk menjalaninya; ketika saya dituduh atau difitnah, Dia berperang bagiku; ketika saya membuat kesalahan dan ingin menyalahkan diri sendiri, Dia mengangkat kepalaku dan memadukan perbaikan dan dorongan dengan lemah lembut; ketika saya putus asa, Dia mengingatkanku akan janji-janji Allah. Dia ingin melakukan hal yang sama bagi Anda.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT