DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KEBENARAN TENTANG MAUT

 

Kebenaran Tentang Maut

Tidak peduli di bagian bumi mana pun Anda tinggal, seberapa baiknya Anda merawat tubuh Anda, atau seberapa banyak uang yang ada di rekening bank Anda, tidak ada jalan keluar dari kematian.

Kedengarannya menyedihkan? Tentu. Tetapi masih ada kabar baik! Sungguh, berita yang sangat baik.

Bagi mereka yang menjadi milik Kristus, kita memiliki harapan yang melampaui dunia ini…

“Jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, tinggal di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya yang tinggal di dalam kamu.”

Roma 8:11 PBTB2

Maut adalah alat pemungkas musuh kita, itulah sebabnya Yesus datang untuk mengalahkannya. Itulah sebabnya Dia menjadi manusia, menerima hukuman mati, dan menempatkan kematian di tempat yang selayaknya—di bawah otoritas dan kekuasaan Tuhan.

Ya, hidup ini cepat berlalu, tetapi kematian hanyalah sementara. Dan Roh Tuhan dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan oleh manusia—memberikan hidup kepada yang mati dan menebus kembali yang telah hilang.

Kebenaran tentang kematian adalah bahwa itu bukanlah akhir dari cerita.

Segera, Tuhan akan menghapus setiap air mata dan menjadikan segala sesuatu baru. Sama seperti bayi diberi napas hidup yang ajaib dan misterius, Roh-Nya akan menghidupkan kembali segala yang binasa dan menghidupkan kembali yang mati.

Dan itu adalah berita yang sangat, sangat baik.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia