MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

KAPTEN FUCHIDA DAN PENGAMPUNAN

 


Kapten Fuchida dan Pengampunan


Selama perang dunia ke-2, Mitsuo Fuchida memimpin serangan di Pearl Harbor. Setelah perang, Fuchida bertemu dengan seorang teman, yang merupakan tawanan perang di Amerika. Teman ini memberitahu Fuchida mengenai kebaikan seorang gadis Amerika yang membawakan makanan dan bahan bacaan bagi para tawanan. Ketika ditanya bagaimana ia dapat berbuat kebaikan kepada musuh, gadis itu menceritakan sebuah kisah:

"Orang tua gadis tersebut dulunya adalah misionaris Kristen di Jepang. Selama perang, mereka dijebloskan ke dalam penjara, dipukul dengan kejam dan akhirnya dipenggal di Manila oleh orang Jepang. Tindakan terakhir orang tua gadis itu adalah menulis surat kepada putri mereka dan meminta putri mereka untuk selalu mengasihi orang Jepang."

Kapten Fuchida bertanya kepada temannya, di mana sang gadis telah belajar untuk mengasihi musuhnya. Sebagai jawabannya, ia disodori Alkitab. Tidak lama kemudian Fuchida menjadi seorang Kristen.

Renungan: Perbuatan baik yang kita lakukan kepada orang lain membawa sebuah kesan dan menarik perhatian mereka untuk mengenal Tuhan Yesus. Itu sebabnya jangan jemu-jemu berbuat baik. Sebab kebaikan adalah kesempatan agar orang lain merasakan kasih Tuhan. Sudahkah Anda berbuat baik kepada orang lain hari ini? 

Kebaikan itu lebih daripada tindakan. Kebaikan adalah sikap, pandangan, sentuhan. Kebaikan adalah semua hal yang membangkitkan orang lain. (C. Neil Strait)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR