DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

BERDOA UNTUK SIAPA?



 Berdoa Untuk Siapa?

Sepanjang pelayanan Yesus, Dia terus-menerus menjungkirbalikkan hal-hal bagi mereka yang mendengarkan. Para pemimpin agama kala itu telah hidup menyimpang dari hukum-hukum Tuhan. Ajaran Yesus membantu membawa mereka kembali kepada hukum yang benar, tetapi Dia sering melakukannya melalui cara-cara yang mengejutkan.

Kita mungkin berpikir bahwa kita telah mengasihi orang lain dengan baik. Tetapi jika mau jujur, mungkin sebagian besar kita lebih mengasihi mereka yang juga mengasihi kita. Akan jauh lebih mudah mengasihi mereka yang berteman dengan kita. Ketika ada kepercayaan dan kesamaan yang dibangun seiring waktu, maka mudah untuk mengasihi.

Yesus berkata bahwa mengasihi orang yang mengasihimu saja tidak cukup. Dalam Lukas 6:28, Dia menantang kita lebih jauh lagi. Dia berkata kita harus memberkati mereka yang berbicara buruk tentang kita, dan kita harus berdoa bagi mereka yang menganiaya kita.

Jika Anda pernah dianiaya oleh seseorang, atau seseorang berbicara buruk tentang Anda, maka Anda tahu betapa sulitnya mengasihi orang itu. Sulit untuk mengasihi orang yang tidak mengasihi kita. Namun, Yesus melakukan persis begitu. Waktu kita berada dalam kondisi terburuk, Dia masih mengasihi kita.

Jika Anda kesulitan untuk memberkati mereka yang menganiaya Anda, mulailah dengan doa. Dalam doamu kepada Tuhan, mintalah agar Dia membantu melembutkan hati Anda. Mintalah keadilan kepada-Nya dalam situasi tertentu, tetapi juga agar ada pemulihan.

Setiap manusia yang diciptakan adalah orang yang ingin Yesus kasihi. Dan ketika kita mengambil langkah untuk mengasihi mereka yang tidak mengasihi, kita menunjukkan kasih Yesus kepada orang yang membutuhkannya. Saat kita mengambil langkah untuk berdoa bagi mereka yang menganiaya kita, kita menjadi lebih seperti Yesus.

Luangkan waktu beberapa menit sekarang untuk berdoa. Mintalah Tuhan agar membantu Anda bertumbuh dalam mengasihi orang-orang di sekitar Anda. Jika ada orang yang pernah menyakitimu, mintalah Tuhan untuk mulai menyembuhkan hatimu. Doakan mereka juga. Mintalah agar Tuhan menyertai mereka, menolong mereka, dan menuntun agar hati mereka dilembutkan juga. Bersyukurlah kepada Yesus bahwa Dia sudah mengasihi kita bahkan ketika kita tidak mengasihi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia