MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

MENJADI SEPERTI ANAK KECIL



MENJADI SEPERTI ANAK KECIL

MATIUS 18:2-3 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Apa artinya ketika Alkitab mengatakan bahwa kita patut menjadi seperti anak kecil? Ada beberapa pengertian yang perlu dimengerti dengan benar. Ada orang yang memiliki hati seperti anak kecil dalam konteks yang benar. Ada juga orang yang memiliki pengertian dan pikiran seperti anak kecil yang selalu minta perhatian, tidak mau kalah, tidak bertanggung jawab, tidak peduli dengan perasaan orang lain. Ada juga orang yang bahkan bertingkah seperti anak kecil. 

Tuhan mau kita memiliki hati seperti anak kecil yang masih murni. Ketika seorang anak kecil berjalan bersama orang tuanya, dia akan selalu ikut kemana orang tuanya berjalan sambil membiarkan tangan kecilnya dipegang erat. Si anak akan pasrah kemana dia akan dibawa tanpa ada keraguan di hatinya, dia tahu pasti tujuan perjalanan itu akan aman dan nyaman baginya. Selama dia membiarkan tangannya digandeng, digenggam erat dan dituntun, anak itu pasti aman.  

Jangan kuatir, selama tangan Bapa di Surga memegang tangan kita, fokus kepada tangan Tuhan bukan kepada hari esok yang tidak kita ketahui. Jadilah seperti anak kecil yang selalu percaya kepada orang tuanya yang terbatas. Marilah kita percaya kepada tuntunan Bapa kita di Surga yang tidak ada batasnya. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

MEMILIH TAAT

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA