DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

MENJADI SEPERTI ANAK KECIL



MENJADI SEPERTI ANAK KECIL

MATIUS 18:2-3 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Apa artinya ketika Alkitab mengatakan bahwa kita patut menjadi seperti anak kecil? Ada beberapa pengertian yang perlu dimengerti dengan benar. Ada orang yang memiliki hati seperti anak kecil dalam konteks yang benar. Ada juga orang yang memiliki pengertian dan pikiran seperti anak kecil yang selalu minta perhatian, tidak mau kalah, tidak bertanggung jawab, tidak peduli dengan perasaan orang lain. Ada juga orang yang bahkan bertingkah seperti anak kecil. 

Tuhan mau kita memiliki hati seperti anak kecil yang masih murni. Ketika seorang anak kecil berjalan bersama orang tuanya, dia akan selalu ikut kemana orang tuanya berjalan sambil membiarkan tangan kecilnya dipegang erat. Si anak akan pasrah kemana dia akan dibawa tanpa ada keraguan di hatinya, dia tahu pasti tujuan perjalanan itu akan aman dan nyaman baginya. Selama dia membiarkan tangannya digandeng, digenggam erat dan dituntun, anak itu pasti aman.  

Jangan kuatir, selama tangan Bapa di Surga memegang tangan kita, fokus kepada tangan Tuhan bukan kepada hari esok yang tidak kita ketahui. Jadilah seperti anak kecil yang selalu percaya kepada orang tuanya yang terbatas. Marilah kita percaya kepada tuntunan Bapa kita di Surga yang tidak ada batasnya. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia