KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

LULUS UJIAN

 


Percayalah tidak ada kelulusan tanpa sertifikat.»IHT«

Mazmur 26:2  Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. 

Tanpa ujian anda tidak akan pernah lulus naik tingkat ketempat yang lebih tinggi, bukti kelulusan adalah hati yang tulus murni, tidak mendendam dan kepahitan, jika seorang hamba Tuhan masih demikian artinya orang ini belum pernah lulus ujian kehidupan.

Mazmur 26:3  Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu. 

Sertifikat kelulusan bukanlah sebuah kertas, melainkan melekat dalam kehidupan orang tersebut, apa yang dikatakan sama dengan apa yang diperbuatnya.

Mazmur 26:4-5  Aku tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik aku tidak bergaul; aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat, dan dengan orang fasik aku tidak duduk. 

Hidupnya benar dan kudus, tidak diisi dengan trik trik seperti penipu, kalau ya dikatakan ya, kalau tidak akan dikatakan tidak.

2 Korintus 13:5  Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. 

Jangan teledor pada keadaan, kadang kadang keadaan baik bisa mengecoh kita untuk jatuh dalam kelalaian dan kesemberonoan, sehingga tanpa sadar kita jatuh dalam dosa, jadi jangan pernah merasa benar, tapi ujilah diri kita terus menerus agar semakin hari kita semakin benar dihadapan Tuhan.

Yakobus 1:12  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Haleluya, puji Tuhan, kita bukanlah orang orang gampangan yang mudah kalah dalam ujian dan pencobaan, bertahanlah dalam segala hal, sampai kita mendapat mahkota kehidupan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia