HATI

HATI Apapun yang disembunyikan oleh hati, pasti akan terlihat oleh sikap. Amsal 27:19 Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu. Shalom Manusia adalah makhluk yang pandai memakai topeng, mereka bisa tersenyum bahkan disaat hatinya sedang terluka, mereka bisa berkata tidak mengapa padahal hati sedang terluka, di era modern ini menyembunyikan isi hati jadi semakin mudah melalui layar medsos atau formalitas komunikasi. Matius 7:16-17 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Apapun yang disembunyikan oleh hati lambat laun pasti akan terlihat oleh sikap, sikap tubuh, nada bicara, cara merespon masalah dan tindakan spontan kita adalah "buah" yang menyingkapkan apa yang sebenarnya sedang terjadi didalam ruang hati kita. Lukas ...

AKU DAN SESAMA



 Aku dan Sesama

1 Petrus 4:7-11 PBTB2

[7] Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu, kuasailah dirimu dan waspadalah, supaya kamu dapat berdoa. [8] Tetapi yang terutama: Kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. [9] Berilah tumpangan seorang akan yang lain tanpa bersungut-sungut. [10] Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengelola yang baik dari anugerah Allah. [11] Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Dialah yang punya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.  

Kita lebih nyaman melayani waktu kita merasa kita punya banyak. Banyak uang, banyak waktu, banyak tenaga, banyak ide, banyak kemampuan. Sebaliknya kalau kita merasa kita punya sedikit; memberikan yang sedikit ini terasa berat dan menantang. Ketika melihat musim kita “sedang tidak melimpah”, kita lalu mengambil kesimpulan bahwa kita tidak dapat lagi melayani.

Tapi tahukah bahwa Tuhan tidak menilai jumlah ataupun menimbang ukuran pemberian kita ketika melayani? Jauh dari itu, Tuhan justru melihat apakah ada kasih di hati kita.

Mendukung teman yang sedang sakit, mengantar keluarga yang harus bekerja ke luar kota, menggunakan talenta untuk proyek yang berdampak bagi hidup banyak orang, bertahan lebih lama dalam doa untuk orang terdekat yang sedang bergumul, mengajar anak-anak kita dalam firman Tuhan–apa pun bentuk dan area pelayanannya, Tuhan sudah lebih dulu mengaruniakan kepada kita masing-masing sebuah kekuatan agar kita bisa melayani orang lain.

Kita perlu menyadari karunia dari Tuhan, supaya kita tidak melayani dengan kekuatan diri sendiri.

Ada kehidupan yang mau Dia sentuh melalui pelayanan kita. Tuhan ingin kita, anak-anak-Nya, saling membangun dalam iman, melayani dalam kasih, dan mendewasakan dalam karakter. Sebagai bagian dari tubuh Kristus, kita ibarat anggota tubuh yang saling berbeda tetapi masing-masing pasti memiliki kontribusi bagi yang lainnya.

Bersama Tuhan, tidak ada musim yang lebih ataupun kurang tepat untuk kita bisa melayani sesama. Karena Tuhan atas segala musim, yang menjadi kekuatan dan sumber kita.

Doa

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku adalah bagian dari gereja-Mu. Engkau yang memimpin kami selama hidup di dunia, memberikan kami karunia untuk saling melayani. Ajar kami berjalan dalam kesatuan, bukan mencari kesalahan. Ajar kami untuk dipimpin oleh kasih, bukan ambisi pribadi.

Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

Terang yang Datang ke Dunia