KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

SERAHKAN MASA DEPAN ANDA KEPADA TUHAN



*Serahkan Masa Depan Anda Kepada Tuhan*

Berserah berarti menyerahkan masa depan Anda kepada Tuhan. Amsal 3:5-6 mengatakan, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”

*Bidang apa dalam hidup Anda yang belum Anda serahkan kepada Tuhan? Mungkin Anda sudah memercayakan dapur dan ruang tamu Anda. Tapi bagaimana dengan kamar tidur Anda? Bagaimana dengan lemari dan garasi hidup Anda?*

Beberapa dari Anda mungkin belum menyerahkan kehidupan seks Anda kepada Tuhan. Anda berkata, "Saya tahu Tuhan berkata seks itu hanya sesudah menikah, tapi saya akan melakukannya dengan cara saya sendiri." Itulah penyebab Anda stres.

Beberapa dari Anda mungkin belum menyerahkan keuangan Anda kepada Tuhan. Anda berkata, “Saya tahu Tuhan berkata saya harus mempersembahkan 10 persen dari pendapatan saya kepada-Nya, tetapi saya tidak sanggup untuk memberikannya.” Itulah penyebab stres Anda.

Beberapa dari Anda mungkin belum menyerahkan hubungan Anda kepada Tuhan. Anda berkata, "Saya tahu saya harus mengampuni orang yang menyakiti saya, tapi yang pasti saya tidak akan pernah mengampuni orang itu.” Itulah penyebab stres Anda.

*Beberapa dari Anda mungkin belum menyerahkan dosa yang Anda sembunyikan dari Tuhan. Mungkin itu berupa sakit hati, kebiasaan, atau gangguan yang belum Anda serahkan kepada Tuhan. Itulah penyebab stres Anda.*

Namun yang terpenting adalah, sudahkah Anda menyerahkan kehidupan Anda kepada Yesus Kristus? Tunduklah kepada Tuhan hari ini—dan serahkan masa depan Anda kepada-Nya. Berserah kepada Tuhan berarti berseru kepada-Nya, “Perang sudah usai. Aku tidak akan melawan Engkau lagi. Aku ingin kedamaian, bukan stres.”

Renungkan hal ini:

- Area mana dalam hidup Anda yang belum Anda serahkan kepada Tuhan?

- Menurut Anda mengapa dosa yang tidak diakui menyebabkan stres?

- Apa yang harus Anda lakukan hari ini untuk menyerahkan kepada Tuhan satu hal yang paling membuat Anda stres?

*Apakah Anda tidak lelah berperang melawan Tuhan? Sekaranglah saatnya untuk berhenti. Berserah diri kepada Tuhan ialah ungkapan iman yang paling luar biasa.*


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia