MENANG MENGATASI PENDERITAAN

"MENANG MENGATASI PENDERITAAN!" "Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis" (Wahyu 2:9). > Jemaat di Smirna adalah jemaat yang mengalami tekanan, penderitaan, dan penganiayaan. Namun Tuhan Yesus tidak menegur mereka, melainkan menguatkan dan memberi janji kemenangan. >> Bagaimana kita dapat menang mengatasi penderitaan? 1. JANGAN TAKUT AKAN PENDERITAAN! > Wahyu 2:10 : "JANGAN TAKUT TERHADAP APA YANG HARUS ENGKAU DERITA...". > Penderitaan sering membuat manusia takut : "takut kehilangan", "takut ditolak", "takut masa depan", "takut menghadapi tekanan". > Tetapi Tuhan ingin kita "tetap percaya". Ketika Tuhan mengizinkan ujian terjadi, Dia juga menyertai dan memberi kekuatan. > Yesaya 41:10 : "janganlah takut, sebab Aku menye...

MUSIM KEHIDUPAN



Dalam hidup ini tentunya ada puluhan musim kehidupan yang berbeda, ada yang baik ada yang buruk, ada senang ada susah, ada menang ada kalah dan banyak lagi hal hal yang harus dilalui.»IHT«

Pengkhotbah 3:1  Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. 

Sebagai manusia hidup kita tidak bisa menghindari musim kehidupan yang terjadi, menang atau kalah tergantung bagaimana kita menghadapinya.

Pengkhotbah 3:2  Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

Menyambut kelahiran kita pasti begitu bersukacita, sebaliknya menyambut kematian kita pasti berduka cita sampai ayat ke 8 tercatat dengan jelas hal hal yang baik dan buruk.

Pengkhotbah 7:1  Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran.

Jika kita belum menghayati, maka sampai kapanpun kita sulit menyelami arti kehidupan, untuk apa kita hidup dan bagaimana kita menjalaninya.

Pengkhotbah 7:2  Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya.

Jika kita membandingkan tingkat kehadiran orang ketempat pesta dan kerumah duka, pasti kita akan melihat perbedaan yang mencolok, padahal dirumah duka kita belajar merenung bagaimana menjalani hidup dengan benar dan tepat yaitu kekekalan, sedangkan ditempat pesta kita hanya memperoleh hal hal yang fana tanpa kekekalan.

2 Timotius 1:7  Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Kenapa manusia takut mati karena mereka belum mengerti arti hidup yang sesungguhnya, didunia ini kita hanya sementara, Tuhan sudah menyediakan tempat yang kekal yaitu di Surga.

Filipi 4:13  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. 

Jalani saja seluruh musim kehidupan ini dengan penuh ucapan syukur, niscaya kita semua pasti sanggup melaluinya dengan amat baik.

Komentar

Posting Komentar