MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA

"MEMELIHARA KASIH YANG MULA-MULA" "Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. PELIHARALAH DIRIMU DEMIKIAN DALAM KASIH ALLAH sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal" (Yudas 1:20-21).  > Kasih mula-mula adalah kasih yang bernyala-nyala dan penuh kerinduan akan Tuhan. Kasih ini dimiliki ketika seseorang mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini membuat orang yang mengalaminya begitu antusias dan penuh semangat membangun persekutuan pribadinya dengan Tuhan dan memiliki komitmen hidup untuk melayani Tuhan. > Menjaga dan memelihara kasih mula-mula bagi orang percaya merupakan hal yang prinsip. Kasih mula-mulalah yang mendorong dan menggerakkan orang percaya untuk tetap hidup dalam kehendak Tuhan dan memiliki api yang bernyala-nyala untuk hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan dan setia dalam T...

MENERIMA KEMUDIAN MEMBERI










MENERIMA KEMUDIAN MEMBERI

LUKAS 19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. 

Shalom Warga Kerajaan Sorga.

Ada dua perjumpaan Yesus dengan dua orang kaya dan dua orang ini mengalami dua pedekatan yang berbeda terhadap Yesus. Akibatnya menentukan sikap hati mereka. 

Di LUKAS 18 ada seorang kaya yang bertanya kepada Yesus jalan menuju keselamatan. Dia kemudian memulainya dengan penjelasan bagaimana ia begitu baik karena sudah melakukan hukum-hukum Taurat, dia mengatakan bahwa ia tidak berzinah, tidak membunuh, tidak mencuri, dia merasa bahwa dia orang baik dengan melakukan semua peraturan-peraturan agama saat itu. Ketika Yesus akhirnya mengatakan untuk ia menjual semua miliknya dan ikut Dia, pria kaya itu menolak. Mengapa? Karena hatinya tidak pernah dipenuhi oleh kasih karunia Tuhan, dia hanya melakukan kewajiban agama yang menghalangi dia mengalami Yesus. 

Di LUKAS 19, seorang kaya lainnya bernama Zakheus, dia adalah seorang pemungut cukai yang dianggap orang nista saat itu di kalangan Yahudi. Saat dia mencari Yesus sampai naik ke atas pohon, dan ketika Yesus masuk dan menumpang dirumahnya, Alkitab berkata Zakheus menerima Yesus dengan hati yang bersukacita. Ketika Zakheus mengalami kasih Yesus yang luar biasa, hatinya dipenuhi dengan kasih karunia, dan dengan sendirinya ia mengatakan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat" (LUKAS 19:8). Yesus tidak perlu menyuruh, Zakheus yang hatinya penuh dengan kasih Yesus, sadar sendiri dan mau memberi.

Tuhan tersenyum, bukan ketika kita memberi sekadar berapa persen dari apa yang kita miliki, tetapi ketika kita memberi dengan kerelaan hati yang penuh dengan sukacita. Hari ini kita harus sadar, bahwa semua yang melekat di diri kita adalah kepunyaan Tuhan. Alami Yesus di hatimu, alami kepenuhan di dalam Dia, sehingga engkau bisa berbagi kepenuhan itu dengan hati yang sukarela dan penuh sukacita. AMIN ! 

Kasih karunia Tuhan cukup bagimu🙏

BL

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

HATI TERIKAT PADA TUHAN,BUKAN HARTA

PENGHARAPAN YANG TAK PERNAH PUDAR