KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

KESEPIAN



 Perasaan saat ditinggalkan menghadirkan nyeri emosional dan luka, bila tidak segera diatasi bisa membuat kita terpuruk dalam keadaan yang berkepanjangan. »IHT«

Mazmur 41:9 Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku. 

Kepahitan dan kesepian saling bergandengan yang pada akhirnya keduanya menjadi siklus yang akan menekan hidup kita menjadi orang yang keras hati, tertekan dan sulit untuk didekati.

Amsal 19:4  Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya. 

Waktu kita berjaya banyak orang yang berusaha menjadi sahabat kita, namun ketika kita mulai turun satu persatu akan pergi meninggalkan kita.

Amsal 14:20  Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak. 

Bahkan mereka membenci kita tanpa alasan apapun, ironisnya kita diejek, diolok olok, dihina dan dikucilkan tanpa sebab.

2 Timotius 4:16  Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorang pun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku, kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka 

Paulus seorang hamba Tuhan yang benar, namun ketika dia diadili di Roma, tidak ada satupun yang maju untuk membela dan mendukungnya, itulah yang namanya kenyataan hidup!, mungkin kitapun pernah mengalami hal hal seperti ini.

2 Timotius 4:17  tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. 

Apapun kondisinya, tetap kuat, tetap teguh berdiri didalam Tuhan, jangan terpaku pada kesendirian, tetap berdoa kepada Tuhan, sebab Dia tidak pernah meninggalkan kita sesaatpun, Dia yang akan melepaskan kita dari segala pergumulan seberat apapun.

2 Korintus 4:9  kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. 

Aniaya seberat apapun tidak akan pernah bisa membinasakan hidup kita, sebab Tuhan selalu hadir dalam hidup kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia