KEDUKAAN DAN KESERAKAHAN

KEDUKAAN & KESERAKAHAN FILIPI 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Shalom Kedukaan dan keserakahan mungkin terlihat sama sekali berbeda, tetapi keduanya dapat mengungkapkan apa yang terjadi di dalam hati kita. Kedukaan bisa juga berarti kesedihan yang sangat mendalam, atau sebuah ratapan karena kehilangan sesuatu atau seseorang. Sementara keserakahan merupakan sebuah perasaan yang ingin memiliki sesuatu atau seseorang yang belum kita miliki karena kita merasa kurang. Kedukaan mengatakan: "Aku kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat aku cintai". Sementara keserakahan mengatakan: "Saya harus memiliki lebih banyak karena apa yang saya miliki tidak cukup." Kedukaan adalah rasa sakit karena kehilangan sesuatu. Keserakahan adalah perasaan tidak puas karena belum memiliki. Alkitab mengajarkan kita bagaimana menanggapi keduanya. Kedukaan berkata, “Aku merindukan apa yang aku miliki.” ...

KEBOHONGAN



 Jangan terlalu cepat mempercayai apa yang kamu dengar, karena kebohongan selalu menyebar lebih cepat dari kebenaran.»IHT«

Yeremia 13:25  Itulah nasibmu, bagianmu yang telah Kuukur untukmu, demikianlah firman TUHAN, karena engkau melupakan Aku, dan mempercayai dusta. 

Dalam hidup ini kepercayaan memegang peranan penting, terutama dalam keberhasilan membangun hubungan, kepercayaan menjadi pondasi atas harapan dan keyakinan, tanpa itu kita semua akan gagal dalam menjalin kebersamaan.

Mazmur 144:11 Bebaskanlah aku dari pada pedang celaka dan lepaskanlah aku dari tangan orang-orang asing, yang mulutnya mengucapkan tipu, dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta. 

Disisi lain, tabiat orang yang berbeda beda membuat kita sebaiknya tidak begitu saja percaya pada orang lain, kita harus membekali diri dengan kemampuan untuk 'melihat' orang lain apakah mereka bisa dipercaya atau tidak.

Mazmur 109:2  Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta; 

Jangan percaya kepada siapapun bukan berarti melarang kita untuk mempercayai orang lain, melainkan sebagai bentuk kehati hatian agar kita bisa memilih atau mencari orang yang benar benar bisa dipercaya.

Ayub 31:5  Jikalau aku bergaul dengan dusta, atau kakiku cepat melangkah ke tipu daya.

Kepercayaan tidak datang begitu saja, melainkan sesuatu yang diupayakan dan dibangun terus menerus, kepercayaan harus tetap dijaga, karena begitu hancur, sulit bagi kita untuk membangun atau mendapat kepercayaan lagi.

Yeremia 13:25  Itulah nasibmu, bagianmu yang telah Kuukur untukmu, demikianlah firman TUHAN, karena engkau melupakan Aku, dan mempercayai dusta. 

Orang yang tidak bisa dipercaya dengan hal hal sepele, tidak akan pernah bisa dipercaya dengan rahasia yang lebih besar, jadi jangan mudah percaya begitu saja sebab bisa saja mereka mau dekat dengan kita karena mereka ingin mendapat keuntungan dari kita.

2 Timotius 1:14  Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.

Kita tidak selalu tahu siapa yang bisa dipercaya, namun jika kita penuh Roh Kudus maka Dia yang akan menjaga dan menuntun kita pada kebenaran.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia