DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

KEBERANIAN








 Keberanian adalah panggilan untuk bertindak.»IHT«

1 Samuel 17:28  Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud sambil berkata: "Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran."

Keberanian adalah mutlak dibutuhkan semua orang yang ingin maju dan berkembang, tanpa keberanian kalian sudah kalah sebelum memasuki medan peperangan.

Kadang kala kita dihina, dilecehkan bahkan dicaci seperti Daud sang pemberani, alhasil kita bisa menyaksikan bahwa mereka - mereka yang menghina hilang tenggelam tanpa prestasi apapun juga dalam hidupnya.

2 Tawarikh 25:11  Amazia mendapat keberanian lalu memimpin rakyatnya ke Lembah Asin dan memukul kalah sepuluh ribu orang dari bani Seir.

Bekerja, berbisnis, melayani atau apa saja butuh keberanian, kadang kita melihat ada orang yang sudah pacaran lama tidak berani mengambil keputusan untuk menikah, sampai kadaluarsa, hidup itu sebetulnya sederhana, melangkah saja maka jalan didepan kita akan tersedia, jangan terlalu banyak pertimbangan.

Yakobus 1:6  Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Percaya saja!, jalani saja!, maka kita akan melihat mujizat Tuhan setiap detik dalam hidup kita, jangan berpikir aneh aneh, mujizat itu sederhana saja! bisa makan saja sudah mujizat, karena ada orang yang tidak bisa makan bukan karena miskin, tapi karena sakit dsb.

Yakobus 1:7-8  Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan, sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya. 

Stop bimbang dan ragu, jadilah berani untuk melangkah mengambil keputusan!, jangan sia sia kan hidup ini karena ragu!, bertindak saja dengan yakin, maka Allah yang akan membuat semuanya berhasil.

Matius 14:31  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

Jika anda masih galau sampai hari ini, coba tanya dirimu, mau nunggu sampai kapan?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia