DIUJI SAAT NYAMAN

DIUJI SAAT NYAMAN KEJADIAN 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ. Shalom Abraham adalah orang kaya ketika Allah mengujinya. Tuhan tidak menguji Abraham karena ia tidak kehilangan apa-apa. Ia mengujinya karena Abraham telah menerima sesuatu yang berharga dan Allah ingin mengungkapkan apakah Abraham mengasihi Sang Pemberi lebih dari pemberianNya itu. Abraham sudah sangat diberkati sebelum ia diperintahkan Tuhan untuk meninggalkan negerinya di tanah Ur untuk pergi ke tanah Kanaan. Abraham sudah makmur secara material ketika Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Ur. Hal ini membuat panggilannya sangat signifikan, bahkan Abraham meninggalkan Ur tanpa mengetahui tujuannya kemana dia harus pergi. Tuhan hanya memberikan arah bukan tujuan akhir. Di KEJADIAN 12:1, Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negeri...

SUDUT PANDANG



Meskipun dari sudut pandang kita hidup ini terlihat kacau, namun ingatlah bahwa sudut pandang Allah di Surga tidak sama dengan kita.»IHT«

Roma 8:28  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Pengharapan tidak sama dengan optimisme, pengharapan bukanlah keyakinan bahwa sesuatu yang buruk akan berubah menjadi baik, pengharapan adalah keyakinan pasti bahwa setiap bagian dari hidup kita pada akhirnya akan masuk akal apapun akhirnya.

Kejadian 13:10  Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar, hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. 

Belajarlah dari Lot, ketika situasi keadaan tidak menguntungkan baginya, dia sangat terburu buru mengambil keputusan tanpa bertanya kepada Tuhan, itulah sebabnya semua hasil yang telah dicapai Lot pada akhirnya musnah dalam sekejab.

Yeremia 29:11  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Kadangkala Tuhan mengijinkan pengalaman buruk terjadi pada hidup kita, namun sesungguhnya melalui hal ini kita dibawa Tuhan untuk melihat rancangan Allah yang sesungguhnya.

Kejadian 24:49  Jadi sekarang, apabila kamu mau menunjukkan kasih dan setia kepada tuanku itu, beritahukanlah kepadaku; dan jika tidak, beritahukanlah juga kepadaku, supaya aku tahu entah berpaling ke kanan atau ke kiri."

Jangan pernah maksa Tuhan, tapi berserahlah kepada tuntunanNya, niscaya seluruh langkah hidup kita dibuatnya berhasil dan penuh dengan damai sejahtera dan sukacita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP TANPA TERSINGGUNG

TANDA ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

Terang yang Datang ke Dunia